KPK Apresiasi Capaian MCP Kota Mojokerto, Wujud Pemkot Komitmen Cegah Korupsi Negara

© mili.id

Sosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto saat ini berada di papan atas indeks Monitoring Center For Presentation (MCP) dari total 39 daerah yang ada di Jawa Timur.

Pemkot Mojokerto berada di peringkat 8 dengan perolehan nilai mencapai 94,1 persen.

MCP merupakan survei perbaikan tata kelola pemerintahan yang diinisiasi KPK dalam hal perencanaan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajeman aset daerah, pengawasan APIP inspektorat.

"Nilainya cukup bagus, ada di papan atas, peringkat 8 dari 39 daerah di Jatim," beber Spesialis Koordinasi dan Supervisi KPK/PIC Jatim 3, Alfi Rachman Waluyo.

Sosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot MojokertoSosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto

Hal itu disampaikan Alfi usai sosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto, Rabu (12/6/2024).

Alfi berharap, dari nilai MCP yang dihasilkan Tahun 2023 dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 kali ini, bersama Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro maupun legislatif semakin membuat lingkungan Pemkot bebas korupsi anggaran APBD.

"Kami sangat mengapresiasi Pemkot Mojokerto, Pj walikota tadi juga sudah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan itu dan akan segera dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Sosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot MojokertoSosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto

Sementara Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro (Mas Pj) menjelaskan, menargetkan Tahun 2025 mendatang, skor MCP Kota Mojokerto dari KPK bakal mencapai 98 persen.

Bahkan, lebih optimis lagi, dirinya berharap skor sempurna yankni mencapai 100 persen.

"Tahun lalu kan skor kita 94 persen. Tahun depan saya menarget 98 persen. Namun bagi saya skor itu belum gol. Targetnya 100 dong, kalau ada mbleset jatuh ke 98," terang Mas Pj.

Meski Mas Pj pun mengakui, untuk menghilangkan korupsi merupakan pekerjaan yang sulit, tapi bukan berarti tidak bisa.

Semisal, lanjut Mas Pj, budaya ater-ater (antar-antar) di berbagai kalangan sejak dulu sudah dianggap biasa. Hal itu dianggapnya sebagai embrio sebuah tindak korupsi.

Namun ia menyebut bahwa di Kota Mojokerto, budaya seperti itu sudah tak ada yang melakukan.

Sosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot MojokertoSosialisasi antikorupsi dan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto

"Yang paling saya soroti, kalau dulu (menjelang) lebaran para pejabat selalu setor sebagai tanda syukuran. Tapi sekarang satupun pejabat Pemkot Mojokerto tidak ada yang melakukan," bebernya.

Untuk itu, Pemkot Mojokerto berkomitmen bersama KPK untuk mencegah korupsi pada penggunaan fasilitas negara, pengadaan barang dan jasa, pemberian gratifikasi atau jual beli jabatan.

Yakni dengan pelaksanaan penandatanganan pengesahan pakta integritas pengesahan RAPBD Tahun 2025.

"Sebagai upaya membentuk kesadaran dan integritas yang transparan kepada seluruh penyelenggara negara dan semua elemen masyarakat," pungkas Mas Pj. (ADV)

Editor : Redaksi



Berita Terkait