230 Perusahaan dan UMKM Ramaikan Pameran Percetakan Internasional di Surabaya

© mili.id

Krista Exhibitions resmi membuka pameran bertaraf internasional Surabaya Printing Expo (SPE) 2024 di Grand City Surabaya (Foto: Zain Ahmad/mili.id)

Surabaya - Krista Exhibitions membuka pameran bertaraf internasional Surabaya Printing Expo (SPE) 2024 di Grand City kota setempat.

SPE 2024 berlangsung 11 sampai 14 Juli 2024. Kehadiran event ini bertujuan untuk menggenjot potensi sektor percetakan.

Sebab, perkembangan industri percetakan kemasan makanan dan minuman, percetakan promosi, iklan, percetakan tekstil, dan pakaian sedang mengalami transformasi signifikan.

Hal itu diproyeksikan akan terus tumbuh ke depannya, sehingga memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional.

Apalagi kontestasi politik yang berlangsung pada Februari 2024 lalu memberikan dampak positif terhadap industri percetakan. Hal serupa pun diprediksi bakal terjadi saat Pilkada 2024 November mendatang.

"Pameran SPE selama empat hari ini diharapkan meningkatkan industri percetakan di Indonesia dan merupakan peluang yang baik bagi para pengusaha grafika agar lebih termotivasi untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk-produk unggulan," terang CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, Surabaya, Kamis (11/7/2024).

Daud mengatakan, pameran tersebut melibatkan 230 perusahaan dan UMKM. Pameran internasional di bidang mesin-mesin percetakan seperti mesin cetak/offset, cetak digital, cetak tekstil, sablon, jasa cetak, alat-alat cetak terkini dan penyediaannya serta teknologi percetakan yang mutakhir.

"Pameran ini turut melibatkan 230 perusahaan dan 10 UMKM, gelaran pameran tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi jumlah maupun teknologi printing yang dihadirkan dan menyuguhkan segala jenis teknologi terkini cetak mencetak terkini mulai dari skala kecil, menengah, dan besar dengan berbagai teknologi percetakan dan bukan hanya pameran saja, tetapi juga ada seminar dan workshop, supaya pelaku industri selalu terupdate dengan industri percetakan terbaru," papar dia.

Dalam rangkaian SPE 2024 berbagai Workshop dan Seminar menarik dihadirkan seperti Workshop dari Asosiasi PPGI dengan tema 'Workshop Packaging & Branding UMKM' dan 'Tend Inovasi dan Bisnis Desain Dalam Industri Cetak'.

Juga seminar dari Media Print Pack Magazine dengan tema 'Ai & Bisnis Percetakan di Indonesia, Tren dan Solusinya' dan Seminar dari Komunitas Printing Indonesia ( KOPI) dengan tema 'Menggali Potensi Bisnis Cetak Kemasan'.

"Kesuksesan Pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2024 tidak lepas dari dukungan berbagai kementerian, asosiasi, dan institusi. Diantaranya Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi Jawa Timur & Kota Surabaya, Dinas Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, KADIN Provinsi Jawa Timur & Kota Surabaya, Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Komunitas Printing Indonesia (KOPI), serta Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI)," ulas Daud.

Sementara Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Ahmad Mughira Nurhani menyambut baik kehadiran pameran tersebut. Menurutnya, pameran tersebut bisa membuat para pelaku usaha untuk lebih mengembangkan bisnisnya.

"Pameran SPE ini adalah pameran yang wajib dan harus dihadiri oleh para pengusaha di bidang grafika, karena akan memberikan wawasan dalam membuat rencana bisnis ke depan. Kehadiran para penyedia jasa dan peralatan grafika dalam pameran ini akan memberikan manfaat untuk kita para pengusaha grafika dalam menentukan arah bisnis kedepan," jelas Ahmad Mughira.

Pameran terbuka bagi para pelaku bisnis dan juga pengusaha di bidang percetakan dan masyarakat umum, mulai dari pukul 10.00 sampai 19.00 WIB.

Para pengunjung dapat melakukan registrasi secara langsung di lokasi pameran dengan membawa kartu nama dan undangan yang telah dikirimkan pihak Krista Exhibitions atau dengan registrasi online.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait