PPP Bondowoso Ajukan Kiai Hasan Dampingi Ra Hamid di Pilkada 2024

© mili.id

Bidang Kominfo DPC PPP Bondowoso, Ahmadi diwawancarai media di kantornya, Kamis (11/7/2024) sore. (Deni AW/Mili.id)

 

Bondowoso - Guna menyambut rekonsiliasi politik dengan PKB di Pilbup Bondowoso 2024, DPC PPP setempat menawarkan KH Mohammad Hasan Abdul Muiz sebagai pendamping KH Abdul Hamid Wahid (Ra Hamid).

Sikap ini merespons pernyataan Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso, H Ahmad Dhafir beberapa waktu lalu.

Saat itu, H Ahmad Dhafir mengatakan untuk Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Bondowoso mendampingi Lora Hamid diserahkan kepada PPP.

DPC PPP Bondowoso meresponsnya dengan menggelar rapat internal pada Rabu (10/7/2024).

Hasil rapat itu membuahkan hasil, DPC PPP Bondowoso menawarkan KH Mohammad Hasan Abdul Muiz sebagai bacawabup mendampingi Ra Hamid.

Kiai Hasan sendiri adalah pengasuh Pondok Pesantren Al Maliki, Desa Koncer Darul Aman, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso.

Jika bersatu, maka akan muncul paslon Bacabup-Bacawabup full dari unsur kiai.

Untuk diketahui, KH Abdul Hamid Wahid adalah salah seorang pengasuh Ponpes Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

"Kita sudah menganalisa bahwa sosok yang pas mendampingi Ra Hamid adalah Kiai Hasan. Karena memang di PPP kader terbaiknya adalah beliau," kata Bidang Kominfo DPC PPP Bondowoso, Ahmadi kepada Mili.id, Kamis (11/7/2024).

Pihaknya berharap ke depan antara PKB dan PPP berkoordinasi via dunia nyata untuk benar-benar mewujudkan paslon Aswaja jilid II di Pilbup Bondowoso 2024-2029.

"Adapun hasilnya nanti gimana, tergantung kedua belah pihak," katanya.

Ia menilai, berpasangan dengan PKB yang meraup 16 kursi, bakal jadi koalisi ideal untuk menyatukan kultur NU dalam kontestasi politik daerah.

"Sama-sama partainya kiai, sama-sama partainya ulama, ini agar bersama-sama. Ya kita terima itu, kita laksanakan. Dan selaras dengan apa yang ditawarkan oleh ketua PKB," terangnya.

Ahmadi menegaskan jika pengajuan sosok Kiai Hasan sudah final di tingkat DPC.

"Tapi semua keputusan mutlak ada di DPP PPP," tandasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait