Waspada Obat dan Makanan Tanpa Izin Edar BPOM

© mili.id

Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi obat dan makanan di Kabupaten Nganjuk

Mili.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) M Yahya Zaini bersama mitra Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi obat dan makanan di Kabupaten Nganjuk, Senin (20/3).

Pada kesempatan kali ini M Yahya Zaini diwakili oleh Sam'ani Kurniawan selaku Tenaga Ahlinya, kedatangan Aan panggilan akrabnya, disambut meriah dan antusias oleh masyarakat dilokasi sosialisasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan di Taman Wisata Manyung, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan yang di hadiri 500 lebih peserta yang terdiri dari masyarakat dan tokoh masyarakat setempat.

Aan menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu cara agar masyarakat lebih memahami penting pengetahuan obat dan makanan.

"Dengan adanya kegiatan sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi obat dan makanan, masyarakat lebih peduli dengan obat dan makanan" ucap Aan.

Pengetahuan dan pemahaman terhadap obat dan makanan penting untuk di pahami oleh masyarakat karena banyak produk yang tanpa izin BPOM beredar dipasaran yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

"Masyarakat perlu waspada terhadap obat dan makanan yang tanpa izin edar BPOM yang berada di pasaran karena efek yang di timbulkan bahaya jika dikonsumsi" tambah Aan.

Saat ini banyak beredar produk makanan dan kosmetik, baik yang memiliki izin edar atau yang tidak. Sehingga pengetahuan tentang produk yang memenuhi syarat menjadi sangat penting diketahui masyarakat.

"Kami berharap, setelah sosialisasi ini masyarakat dapat memperluas pengetahuan yang didapatkan, minimal untuk keluarga dan tetangga tentang perlunya pengetahuan obat dan makanan yang aman, sehat dan halal" pungkasnya.

Dwiana Andayani, perwakilan dari BPOM berpesan kepada peserta sosialisasi jangan tergiur dengan produk murah atau diskon perlu di cek terlebih dahulu izinnya, komposisinya, lebelnya, maupun kadaluarsanya masyarakat harus cerdas dalam memilih produk yang akan digunakan.

"Sebelum dibeli harus di cek terlebih dahulu, izin edar, komposisi, lebel dan kadaluarsanya. Masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih produk yang akan di pakai" tutur Dwiana. (*)

Editor : Redaksi



Berita Terkait