Perda Baru Perlindungan Anak, Perkuat SOP, Bangun Kemitraan dengan NGO

© mili.id

Ajeng Wira Wati

Mili.id - Ajeng Wira Wati, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya mengatakan, Perda baru perlindungan anak, penekanannya lebih pada SOP bersama.

SOP ini, menurut Ajeng digodok sedemikian rupa. Agar perlindungan terhadap anak lebih baik, melalui koordinasi bersama. Supaya tidak terjadi tindakan serupa, seperti kasus sebelumnya.

"Dengan menggandeng pihak lain. Seperti NGO," kata Ajeng, pada Selasa.

Pihak lain, menurut legislator Gerindra ini, bisa memberikan masukan dan pengawasan. Mengarahkan anak, agar tidak terlibat kenakalan remaja lagi, dengan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Surabaya.

Dengan kemitraan dengan NGO, papar Ajeng, diharapkan nantinya mereka bisa berpartisipasi, membimbing anak-anak yang sebelumnya berprilaku menyimpang atau bertindak kriminal.

Kendati begitu, ungkap dia,  harus ada wadah baik NGO maupun UPTD, juga sinergitas dengan dinas, baik Dinkes, Dinsos dan lainnya. Untuk itu, perlu membuka kajian seluas-luasnya.

"Sekaligus bikin SOP yang efektif," demikian Ajeng. (rar)

Editor : Redaksi



Berita Terkait