Peletakan Batu Pertama GOR Desa Kepatihan, Diharapkan Jadi Pilot Projek

© mili.id

Peletakan batu pertama GOR Desa Kepatihan

Mili.id - Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Kepatihan jadi Pilot Projek pembangunan di Kecamatan Menganti. Peletakan batu pertama dilakukan, pada Senin.

Pembanguan GOR menggunakan  anggaran tahun 2023 sebesar Rp. 162.000.000. Tahap pertama pengerjaan pondasi induk gedung dengan volume 35 meter X 16 meter dengan pelaksana TPK Desa Kepatihan.

Dodik Suprayogi Kepala Desa Kepatihan menyampaikan, GOR rencananya akan dibangun 20220. Namun tertunda karena serangan Pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, pada hari inii telah dilakukan peletakan batu pertama oleh bapak camat Menganti, mohon doanya semoga pembangunan gedung olah raga ini bisa berjalan dengan baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Kepatihan." ujar Dodik.

Ia menjelaskan, pembanguan GOR dan Lapangan Sepakbola nantinya menelan anggaran sekitar 2,8 M, dengan pengerjaan mulai 2023 sampai 2025, karenanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PUTR Gresik terkait anggaran.

"Gedung olahraga ini nantinya diharapkan akan bermanfaat bagi masyarakat dan juga bagi para insan maupun pelaku olahraga di desa Kepatihan" kata Dodik.


Ia berharap, proses pembangunan GOR berjalan lancar, untuk memajukan dan meningkatkan prestasi olahraga dan pariwisata setempat, dan jauh dari narkoba. "Sehingga perekonomian warga meningkat pula," tambahnya.

Camat Menganti, Gunawan Purna Atmaja menyambut baik kinerja pemerintah desa Kepatihan yang telah membangun gedung olahraga.

Ia juga berharap, desa Kepatihan menjadi pilot projek atau contoh bagi desa lain untuk melaksanakan pembangunan, dengan transparan dan sesuai prosedur.

"Mari kita kawal pembangunan ini, dan terus berkarya dan berkarya, dengan harapan pembangunan di desa Kepatiham menjadi contoh untuk Pemerintah Desa lain di Kecamatan Menganti" harap Gunawan.

Peletakan batu pembangunan GOR dihadiri Pemerintah Desa Kepatihan, Dinas PUTR Gresik, Pemerintahan Kecamatan Menganti, Polsek Menganti, dan tokoh masyarakat desa setempat. (*)

Editor : Redaksi



Berita Terkait