Sleeper Bus Mutiara Express, Bikin Perjalanan Nyaman, Tiket Tinggal Download Melalui Smartphone

© mili.id

Direktur Utama Mutiara Express, Christanto Terunajaya

Mili.id - Bisnis transportasi masih menjadi peluang usaha yang menarik bagi sejumlah pengusaha. Ini dibuktikan dengan dilaksanakannya soft launching bus Mutiara Express.

Soft launching dilakukan di Legundi Bizpark Blok G, Driyorejo, Gresik, pada Kamis siang.

Direktur Utama Mutiara Express, Christanto Terunajaya mengatakan, Mutiara Express membidik segmen penumpang menengah ke atas. Sementara ini, bus melayani rute Surabaya-Jakarta dan Jakarta Surabaya pulang pergi (PP).



Menurutnya, Bus bakal beroperasi setiap hari dengan jam keberangkatan pukul 07.00 dan 09.00 WIB, baik dari Surabaya maupun Jakarta. “Hari ini kita soft launching, rencananya pada pertengahan bulan Juni ini sudah mulai dioperasionalkan,” ujar Christanto

Ia menjelaskan konsep yang diusung  pihaknya, berawal dari keinginan keinginan menyediakan alat transportasi yang nyaman. Karena itu, Mutiara Express adalah sleeper bus.



Penumpang bisa nyaman selama dalam perjalanan karena desain bus sangat nyaman untuk beristirahat namun harga terjangkau. “Di setiap kursi ada monitor multimedia, lampu baca, dan USB charger,” terangnya.

Bahkan, menurutnya bangku bisa direbahkan dalam posisi hampir tidur total, dan disediakan selimut, bantal kecil, serta tirai. Selain itu, ada tempat sampah dan tempat sepatu di setiap kursi. Bus juga memiliki fasilitas smoking area dan toilet.

Keunggulan lain, armada Mutiara Express menggunakan Mercedes-Benz otomatic trasmission. Pihaknya memilih bus matic karena untuk mengurangi kelelahan awak bus. Meski demikian, pihaknya menyiapkan dua driver dalam sekali perjalanan yang akan saling bergantian mengemudikan bus.

“Driver bus akan berganti setiap 5 jam,” terangnya.

Menurut Christanto, Mutiara Express akan menempuh perjalanan Surabaya-Jakarta atau sebaliknya, full menggunakan tol. Dengan estimasi perjalanan sekitar 11 jam, semua penumpang akan mendapatkan fasilitas sekali makan di rest area.

“Kami juga memiliki jadwal keberangkatan yang pasti. Masa toleransi sekitar 5-10 menit,” imbuhnya.

Menurut Christanto, pihaknya menerapkan bisnis transportasi ini berbasis digital. Karenanya, pemesanan tiket oleh penumpang tidak dilayani secara offline, melainkan online melalui wesbsite atau aplikasi.

Dikatakan, melalui pemesanan digital itu, penumpang bisa memilih kursi yang diinginkan. Sebab, data keterisian kursi bakal ditampilkan secara online pula. “Jadi, penumpang bisa memilih kursinya secara real time,” tambahnya.

Sementara kuanggulan lainnya, penumpang tidak perlu mencetak tiket. Cukup melalui pemesanan tiket secara digital tersebut. "Tiket tinggal di download melalui smartphone." pungkasnya. (*)

Editor : Redaksi



Berita Terkait