Tabrak Material Proyek Jembatan di Jombang, Dua Remaja Terkapar

© mili.id

Matrial proyek pembangunan jembatan yang memicu terjadinya kecelakaan.(foto: Aprianto/mili.id)

Jombang - Dua remaja DH (17) dan OP (17), asal Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit, usai akibat kecelakaan di jalan raya Dusun Semanding, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Senin (12/06/2023) malam.

Kedua korban yang berboncengan sepeda motor Honda Vario nopol S 5946 WAA ini, menabrak tumpukan material proyek pembangunan jembatan.

Ahmad Yahya (48), warga setempat mengatakan, pengendara motor ini menabrak tumpukan material proyek pembangunan jembatan, lantaran tak ada rambu peringatan yang terpasang di sekitar tumpukan material, hingga keduanya terpental dan tersungkur ke aspal hingga akhirnya menderita luka.

"Kedua korban tergeletak di tengah jalan. Kemungkinan mereka menabrak gundukan material proyek yang ada di sebelah kiri jalan," jelasnya, Selasa 17 Juni 2023.

Lebih lanjut ia mengatakan, di sekitar lokasi, selain tak ada rambu, penerangan jalan di sekitar juga minim. Sehingga dua remaja yang melaju dari arah utara ke selatan atau dari arah Dusun Semanding ke pertigaan Dusun Bapang Desa Sumbermulyo, tak melihat adanya tumpukan bekas material proyek.

"Karena jalan gelap, korban menabrak gundukan bekas material proyek, hingga terpental. Satu korban dilarikan ke RSUD Jombang, satunya lagi ke RSNU Jombang," paparnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nanang Setyanto membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. 

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah menangani kasus kecelakaan tersebut. Dan saat ini penyidik dari unit Gakkum Satlantas Polres Jombang tengah memeriksa sejumlah saksi serta melakukan olah TKP.

"Kendaraan yang mengalami laka tunggal yakni, sepeda motor Honda Vario S 5946 WAA diduga menabrak tumpukan material bangunan di tepi jalan," paparnya.

Dan untuk saat ini, pihaknya mengaku belum bisa menyebutkan secara pasti penyebab terjadinya laka tunggal tersebut, karena kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Kita masih mendalami kasus ini untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut," pungkasnya.

Reporter: Aprianto

Editor : Aris S



Berita Terkait