Ratusan Petarung Ikuti Gelaran Muaythai Memperebutkan Piala Pangdam V/Brawijaya

© mili.id

Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf bersama Ketua Panitia Kejuaraan Muaythai Piala Pangdam V Brawijaya, Hendry Lianto.(foto: Hendry for mili.id)

Surabaya - Lebih dari 150 petarung akan mengikuti gelaran muaythai Piala Pangdam V/Brawijaya, pada 17-18 Juni 2023 di GOR Hayam Wuruk Kodam V.

Kejuaraan muaythai ini nantinya bakal dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf, Ketua Umum PB MuayThay Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dan sejumlah ketua Pengprov MI dan Pengkot MI di Jatim.

Ketua Panitia Piala Pangdam V/Brawijaya sekaligus Ketua Muaythai Kota Surabaya, Hendry Lianto menyebut seluruh persiapan berjalan lancar tanpa ada kendala apa pun berkat bantuan pihak Kodam V/Brawijaya.

“Baru kali ini Pangdam memiliki perhatian besar terhadap cabang olahraga muaythai. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Pangdam yang memberikan fasilitas menggelar kejuaraan secara gratis dan penginapan atlet tanpa dipungut biaya,” tuturnya.

Perlu diketahui, Kodam V/Brawijaya memberikan fasilitas akomodasi bagi petarung muaythai di Yonif Rider 500 dan 516. Kedua lokasi ini berdekatan dengan venue pertandingan, sehingga peserta bisa merasa nyaman.

Ketua Pengprov Muaythai Jatim, Baso Juherman, menyebut sejauh ini sudah ada 150 petarung muaythai yang mendaftar untuk memperebutkan Piala Pangdam V/Brawijaya. “Saat ini yang sudah mendaftar 150 peserta. Pendaftaran masih bergulir dan baru ditutup pada Rabu, 14 Juni 2023 (hari ini),” jelasnya, Rabu (13/6/2023).

Selain atlet dari Jatim, ada 43 atlet muaythai provinsi lain yang akan turun di nomor Special Fight. Termasuk petarung terbaik dari DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua, Papua Tengah, dan Sulsel.

Baso menyebut kehadiran atlet dari luar Jatim ini dipastikan membuat persaingan di nomor Special Fight sangat kompetitif. “Mereka jauh-jauh datang ke Jawa Timur dengan ambisi besar untuk menang. Selain itu mereka butuh sparing sebagai persiapan babak kualifikasi PON,” tambahnya.

Pengprov Muaythai Jatim sendiri akan menurunkan atlet pemusatan latihan daerah (puslatda) di semua kelas. Hal ini dirasa penting untuk mengukur kemampuan sebelum terjun di babak kualifkasi PON yang bakal digelar di GOR Pancasila, Surabaya, Agustus mendatang.

“Atlet Puslatda ini kan sudah berlatih tiga bulan. Kita ingin melihat perkembangan mereka selama latihan. Kami berharap, petarung muaythai Surabaya dan Jatim bisa memaksimalkan kejuaraan ini untuk persiapan PON. Target kami lolos PON di semua kelas,” katanya.

Selain atlet puslatda, nonpuslatda dan daerah lain, Kejuaraan muaythai Piala Pangdam V Brawijaya ini juga menggelar pertandingan khusus antar anggota TNI. “Banyak anggota TNI yang menggeluti cabor muaythai. Setahu saya, hampir di semua batalyon punya camp latihan,” ungkapnya.

Terkait besarnya perhatian Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Farid Makruf terhadap muaythai Jawa Timur, Baso Juherman menyebut hal itu pasti menjadi suntikan semangat luar biasa bagi para petarung muaythai Jatim. “Sekali lagi terima kasih sebesar-besarnya untuk Bapak Pangdam. Kami yakin perhatian ini akan memotivasi atlet untuk tampil luar biasa,” pungkasnya.

Reporter: Redaksi

Editor : Aris S



Berita Terkait