Kondisi Pengemudi dan 6 Wisatawan Penumpang Jeep Terjun ke Jurang di Gunung Bromo

© mili.id

Evakuasi mobil Jeep yang terjun ke jurang kawasan Gunung Bromo (Foto: Ist for mili.id)

 

Probolinggo - Pengemudi dan 6 wisatawan penumpang mobil Jeep yang terjun ke jurang di kawasan Gunung Bromo dipastikan selamat.

Kepala Bagian Tata Usaha Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Septi Eka Wardani mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan kecelakaan pada Senin (26/6/2023) sekitar pukul 13.10 WIB, meski kecelakaan itu terjadi pada Minggu (25/6/2023).

Septi menyebut, dari laporan masyarakat, kecelakaan Jeep itu terjadi di jalur pintu masuk TNBTS, arah Cemorolawang, Probolinggo.

"Sampai di lokasi, petugas lapangan mendapatkan kendaraan Jeep tersebut sudah terperosok sejauh kurang lebih 20 meter dari badan jalan dan petugas juga mendapati sopir dan 6 penumpang di jalan dalam keadaan selamat," ungkap Septi.

Septi menambahkan, kecelakaan bermula ketika Jeep warna merah menuju arah Cemorolawang dengan tujuan mengantarkan wisatawan ke tempat penginapan setelah berwisata di Gunung Bromo. 

Setiba di jalur menanjak arah Cemorolawang, tepatnya sebelum punden, Jeep mengalami mati mesin karena kehabisan bahan bakar. Sehingga, sopir Jeep meminta kepada penumpang untuk turun dan kemudian Jeep masuk tranmisi gigi satu dan batu ganjal di ban belakang.

"Sopir Jeep kemudian pergi membeli BBM dan setelah Jeep diisi BBM, sopir membuka pintu ruang mesin memastikan sistem pembakaran tidak mengalami gangguan dan saat menutup pintu mesin, Jeep tiba-tiba mundur tak terkendali dan terperosok ke arah sisi kiri jalur," ungkapnya.

Sementara Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Sapari membenarkan jika terjadi kecelakaan di jalur TNBTS itu. Namun warga sekitar maupun penumpang dan sopir tidak melaporkan ke polsek setempat maupun Satlantas.

"Sekarang kami masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian, termasuk memastikan juga apakah masuk wilayah Probolinggo atau bukan. Yang pasti tidak ada korban jiwa, semuanya selamat. Informasi selanjutnya mohon waktu ya," tutur Sapari saat dikonfirmasi mili.id.

 

Reporter: Moh Ahsan Faradisi

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait