Jeep Wisatawan Terjun ke Jurang di Bromo, Polisi Ingatkan Pemilik dan Pengemudi

© mili.id

Kasatlantas Polres Probolinggo dan Kapolsek Sukapura setelah melakukan olah TKP kecelakaan Jeep terjun ke jurang di Gunung Bromo (Foto: Moh Ahsan Faradisi/mili.id)

Probolinggo - Polisi mengingatkan pemilik dan pengemudi mobil Jeep yang biasa melayani wisatawan menuju kawasan wisata Gunung Bromo untuk rutin mengecek kelayakan kendaraannya sebelum beroperasi.

Hal itu disampaikan Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Sapari usai memimpin olah TKP kecelakaan Jeep bermuatan wisawatan di jalur tanjakan Gunung Bromo, yang membuat kendaraan itu jatuh ke jurang sedalam 15 meter (sebelumnya ditulis 20 meter).

Sapari menjelaskan, hasil olah TKP dipastikan bahwa penyebab awal jatuhnya Jeep ke jurang itu, karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

"Karena kehabisan bahan bakar itulah, kemudian sopir meminta penumpangnya turun. Sampai akhirnya beberapa saat setelah mengisi bahan bakar, kendaraan hardtop ini melaju mundur lalu terjatuh di kedalaman 15 meter," ujar Sapari, Senin (26/6/2023).

Sapari mengimbau, kepada para pengemudi hardtop agar lebih berhati-hati dalam mengoperasikan kendaraannya, apalagi saat membawa wisatawan. Dia meminta pemilik dan pengemudi untuk rajin mengecek kelengkapan dan kelayakan kendaraannya.

"Dan jangan lupa juga mengecek kembali bahan bakar yang digunakan hardtopnya yang akan digunakan mengangkut wisatawan. Beruntung, para penumpang saat kendaraan jatuh, sudah berada di luar," ungkapnya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (25/6/2023). Jeep warna merah itu bermuatan 6 wisawatan itu terjun bebas ke jurang. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.

 

Reporter: Moh Ahsan Faradisi

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait