Untag Surabaya Sebar 1.124 Patriot Mengabdi ke 35 Desa di Kabupaten Mojokerto

© mili.id

Untag Surabaya melepas 1.124 Patriot Mengabdi untuk disebar ke 35 desa di Kabupaten Mojokerto (Foto: Humas Untag Surabaya)

Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melepas 1.124 Patriot Mengabdi untuk disebar ke 35 desa di 5 kecamatan Kabupaten Mojokerto.

Para patriot pengabdi masyarakat yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode Semester Genap Tahun 2022/2023 itu dilepas dengan upacara di Lapangan Parkir Utara Untag Surabaya, Senin (3/7/2023).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Aris Heri Andriawan mengatakan, dengan mengusung tema Penguatan Ikon Desa Berbasis Potensi Lokal, pada program KKN kali ini pihaknya fokus pada Kabupaten Mojokerto.

"Kami berharap seluruh program yang telah dirancang oleh seluruh kelompok dapat dilaksanakan dengan sepenuh hati. Agar ouput yang dihasilkan dapat memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat, nusa dan bangsa," ujar Aris.

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J. Subekti mangatakan, patriot menggambarkan seseorang yang mencintai negara, bangsa dan tanah airnya. Jiwa siap berkorban dan pantang menyerah itulah yang juga harus melekat pada diri mahasiswa Untag Surabaya.

"Lakukanlah pengabdian dengan membawa jiwa patriot agar kalian bisa dicintai oleh masyarakat," tutur Subekti.

Subekti menambahkan, saat ini masyarakat pedesaan sudah melek teknologi sehingga itu menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan untuk bisa beradaptasi.

"Mereka sudah mengenal dunia digital, seluruh informasi bisa diakses melalui media sosial. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk dapat menyesuaikan diri dengan tingkat pengetahuan dan kondisi masyarakat desa," sambung dia.

Sementara Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho mengapresiasi KKN tahun ini. Menurutnya dari tahun-tahun sebelumnya, KKN Untag Surabaya selalu ditunggu-tunggu masyarakat. Artinya Untag Surabaya dicintai masyarakat, karena program-programnya yang sesuai dengan kebutuhan desa.

"Dengan membawa nama almamater, kiranya Patriot Merah Putih dapat menjaga tindak tanduknya. Karena kalian adalah Patriot Merah Putih yang akan terus menggaungkan nama Untag Surabaya. Sehingga perilaku baik harus terus dipertahankan. Ketika sudah terjun di lapangan nanti lakukan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto," tutur Guru Besar Ilmu Ekonomi itu.

Pada momen upacara pelepasan itu, Prof. Nugroho secara simbolis melakukan penyerahan peserta KKN kepada Ketua KKN Reguler, Drs. Widiyatmo Ekoputro.

 

Reporter: Rachmad FT

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait