Pembangunan Infrastruktur Kelurahan di Surabaya Tak Semuanya dari Dakel

© mili.id

Anggota DPRD Surabaya Sukadar (Roy Ibrachim/mili.id)

Surabaya - Kekuatan anggaran dana kelurahan (dakel) di Surabaya hanya Rp 600 miliar. Nantinya anggaran tersebut akan dibagi pada 153 kelurahan, sehingga per kelurahan mendapatkan sekitar Rp 3 miliar. 

Namun, bila anggaran Rp 3 miliar tersebut diperuntukkan pavingiasasi, lebarnya hanya 2x40 meter, yang dibagikan ke tiap RW pada kelurahan setempat. "Sebab Rp 3 miliar, ini dibagi beberapa RW yang ada di kelurahan itu," Anggota DPRD Surabaya, Sukadar (Cak Yo), Selasa (4/7).

Maka, tutur Cak Yo, bila dalam satu kelurahan terdapat 10 atau 11 RW, per RW bisa mendapatkan anggaran Rp 200 juta. Itupun dilakukan penunjukan langsung, karena tidak bisa dilakukan lelang.

Secara otomatis, urai legislator PDIP ini, nilai dakel itu hanya setitik. Bahkan anggaran tersebut sering dianggap konstituen, realisasi pembangunan infrastruktur dari dakel, atas usulan mereka. 

Sedangkan, bila dikalkulasi, kemampuan anggaran kelurahan berbeda saat di lapangan. "Pelaksanaan realisasi usulan bukan semuanya dari dakel," tegas Cak Yo

Sebab, tutur Cak Yo, bisa jadi anggota dewan menyurati Indeks Pembangunan Desa (IPD), mengusulkan pembangunan infrastruktur. Kemudian usulan direalisasi, cairnya bersamaan dengan turunnya dakel. "Akhirnya dana tersebut semuanya diklaim dakel," pungkas Sukadar.

Reporter: Roy Ibrachim

Editor : Aris S



Berita Terkait