Doa Sambut Tahun Baru Islam

© mili.id

Ilustrasi Tahun Baru Islam (Foto: Freepik)

mili.id - Ada beberapa doa yang bisa diamalkan umat muslim untuk menyambut Tahun Baru Islam atau 1 Muharram.

Doa ini bisa diamalkan agar mendapat berkah yang melimpah, sekaligus memohon perlindungan dari godaan setan dan marabahaya selama setahun ke depan.

1. Doa akhir tahun

Mengutip buku Terjemah Am-Majmu’us Sariful Karim yang ditulis Agus Abdurrahim Dahlan, doa akhir tahun dibaca tiga kali. Tujuan dari doa ini adalah untuk memohon ampun atas segala perbuatan dosa yang dilakukan.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allaahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fî haadzihi sanati maa nahaitanii ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhaa ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alaa ‘uquubatii, wa da‘autanii ilat taubati min ba‘di jaraa’atii ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innii astaghfiruka, faghfirlii wa maa ‘amiltu fîhaa mimmaa tardhaa, wa wa‘attanii ‘alaihits tsawaaba, fa’as’aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha‘ rajaa’î minka yaa kariim.

Artinya: "Ya Tuhanku, aku memohon ampun atas perbuatan yang telah aku lakukan di tahun ini, termasuk perbuatan yang Engkau larang, sementara aku belum sempat bertobat, atas perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahan-Mu, padahal Engkau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti telah mendurhakaiMu. Tuhanku, aku berharap Engkau menerima semua perbuatanku yang Engkau ridhai di tahun ini dan perbuatan yang telah Engkau janjikan pahala atasnya. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah".

2. Doa Awal Tahun

Doa awal tahun dibaca sebanyak tiga kali. Doa awal tahun dibaca untuk memohon perlindungan Allah atas godaan setan dan perbuatan maksiat. 

Doa ini juga dibaca untuk memohon limpahan berkah dan rezeki selama setahun ke depan.

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ

العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allaahumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa‘alaa fadhlikal‘azhiimi wa kariimi juudikal mu‘awwal. Haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyaa’ih, wal‘auna ‘alâ haadzihin nafsil ammaarati bis suu’I, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan".

3. Doa tolak bala

Selain doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Muslim juga dianjurkan membaca doa tolak bala di malam satu suro. Doa ini dapat dibaca setiap waktu, terutama setelah salat.

Mengutip NU Online, doa tolak bala dibaca untuk memohon perlindungan Allah dari bencana dan malapetaka, seperti bencana alam, wabah penyakit, atau kesulitan rezeki.

Beriku bacaan doa tolak bala:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillaahilladzii laa yadhurru ma’asmihi syai’u fi’adhi wa laa fissamaa’i wahuwassami’ul ‘alim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

Editor : Redaksi



Berita Terkait