Ketua KPU Jombang Athoillah Dilantik Gantikan Arbayanto di Jatim

© mili.id

Pelantikan anggota KPU Jatim (Foto: KPU Jatim for mili.id)

Surabaya - Athoillah dilantik dan diambil sumpah janjinya sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Periode 2019-2024.

Atok yang sebelumnya anggota KPU Kabupaten Jombang Periode 2019-2024 itu dilantik menggantikan Muhammad Arbayanto, lantaran mengundurkan diri pada 2 Mei 2023.

Pelantikan dilakukan secara hybrid, bersamaan dengan pelantikan 25 anggota KPU kabupaten/kota di 5 provinsi, Rabu (26/7/2023).

Sementara Atok mengikuti secara daring dari Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dipimpin Ketua KPU Hasyim Asy'ari.

Dalam sambutannya, Hasyim menyampaikan bahwa pelantikan saat ini digelar dalam situasi tahapan pemilu sedang berlangsung.

"Situasi kerja kita, jam kerja dan hari kerja kita adalah hari kalender. Kita kerja penuh waktu," ungkap Hasyim.

Hasyim berharap anggota yang baru dilantik dapat menyampaikan situasi ini kepada keluarga. Sehingga mereka dapat menyesuaikan dan tahapan dapat berjalan lancar sampai berakhirnya pemilu dan akan berlanjut di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dalam peran dan fungsinya menjalankan tugas, Hasyim mengatakan anggota KPU adalah pemimpin kepemiluan. UU Nomor 7 Tahun 2017 mengamanatkan bahwa KPU di tingkat pusat merupakan penanggungjawab akhir pemilu dan pilkada. Sedangkan KPU provinsi dan kabupaten/kota bertanggungjawab di masing-masing tingkat wilayah.

"Untuk itu kami berpesan kepada anggota yang dilantik untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga dapat meyakinkan semua pihak bahwa KPU siap, pantas, dan layak menjadi pusat kepemiluan," urainya.

"Hari ini tinggal 202 hari menuju pemungutan. Pahami semua dokumen dan berkerja sesuai dengan aturan. Baik aturan KPU, Bawaslu dan DKPP," imbuh Hasyim.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam berharap kepada yang terlantik untuk segera dapat menyesuaikan ritme penyelenggaraan tahapan pemilu yang sudah berjalan.

"Apalagi sebelumnya, terlantik merupakan Ketua KPU Kabupaten Jombang, sehingga sudah tidak sulit lagi melakukan penyesuaian diri. Hanya saja, lingkup tanggungjawabnya sekarang lebih luas," pesan Choirul Anam.

Menanggapi hal tersebut, Atok menyampaikan dirinya segera menyesuaikan dengan pola dan ritme yang sudah berjalan.

"Meskipun kami berangkat dari penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten/kota, tentu masih harus menyesuaikan dengan kondisi di provinsi," ujar Atok.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait