Dirawat 20 Hari di RS Sardjito, Kondisi Cak Nun Disebut Baik dan Stabil

© mili.id

MH Ainun Najib atau Cak Nun (Foto: caknun.com)

mili.id - Kondisi budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun disebut baik dan stabil setelah 20 hari dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta akibat pendarahan otak.

Pria 70 tahun asal Menturo, Sumobito, Jombang itu dirawat di rumah sakit tersebut sejak 6 Juli 2023.

"Sama seperti kemarin-kemarin. Mbah Nun dalam keadaan baik. Stabil. Penuh cahaya. Kalau malam berpendar-pendar," tulis situs resmi Cak Nun seperti dilihat mili.id, Rabu (26/7/2023).

"Ibu menemani melekan, sambil bareng-bareng nonton tinju. Pak Eddot sudah berbincang-bincang dengan tim medis, dan menampakkan rona gembira dan syukurnya. Kami semua bahagia. Doakan terus. Agar Mbah kita, Mursyid kita, Maulana kita ini segera membaik dan membersamai kita kembali. Amin," tambahnya.

Hari ini, Cak Nun dikabarkan meninggal dunia. Namun kabar itu ternyata tidak benar. Tidak benarnya kabar itu juga ditulis situs resminya, juga disampaikan kerabatnya di Jombang.

"Berpuluh-puluh orang Whatsapp dan telepon saya. Bertanya keadaan Mbah Nun. Dan menanyakan berita yang beredar. Saya jawab singkat. Masih sama seperti kemarin: Cerah. Bismillah," tulis Ahmad Syakurun Muzakki dalam situs resmi Cak Nun tersebut.

Sebelumnya, Suwanto, kerabat Cak Nun di Jombang memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar.

"Alhamdulillah. Pendungane mawon (mohon doanya), semoga Cak Nun semakin membaik," ujar Suwanto saat dikonfirmasi, Rabu (26/7/2023).

Suwanto juga mengaku mendapat banyak panggilan masuk di telepon selulernya.

"Makanya ini tadi saya dapat telepon banyak sekali. Sampai akhirnya saya memastikan ke kabar ke beliau (Cak Nun) di Jogja," ujarnya.

Pria yang juga mantan Kepala Desa Menturo itu mengaku sempat dapat pesan dari Cak Nun. Di mana Cak Nun menitipkan salam serta meminta doa dari teman-teman media.

"Tadi beliau bilang, kalau kondisinya membaik. Alhamdulillah dan Cak Nun minta doa dari temen-temen media, semoga lekas diberikan kesembuhan," tutur Suwanto.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait