Pabrik Pestisida Oplosan di Blitar Digerebek Polisi

© mili.id

Polres Blitar membeber barang bukti dan tersangka kasus pestisida oplosan (Foto: Rian for mili.id)

Blitar - Pabrik pestisida oplosan di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar yang selama ini meresahkan petani digerebek polisi.

Penggerebekan dilakukan Tim Satreskrim Polres Blitar setelah banyaknya keluhan petani, yang tak manjur. Dan benar, pembasmi rumput yang beredar itu merupakan oplosan.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Gananta menyebut bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari keresahan petani.

"Dalam laporannya, korban membeli pestisida pembasmi rumput liar. Saat digunakan, rumput itu bukannya mati, malah tumbuh subur. Juga adanya laporan aliran sungai yang mengeluarkan busa," ujar Gananta, Jumat (28/7/2023).

Bersarkan laporan itu, Gananta dan timnya melakukan serangkaian penyelidikan, hingga berhasil mengungkap kasus tersebut.

"Kami berhasil membongkar pabrik pengoplos perstisida. Pengoplos kami tangkap, lengkap dengan barang bukti, seperti alat pengoplos, pestisida asli, beberapa label/merek yang dioplos, dan bahan-bahannya," beber Gananta.

Otak di balik pabrik pestisida oplosan itu adalah MFM alias Cempe (22), warga Desa Selopuro, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

"Yang bersangkutan menjalankan bisnisnya ini kurang lebih satu tahun," ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Tuban itu.

Gananta menambahkan, dalam pemeriksaan terungkap bahwa tersangka awalnya membeli 1 karton pestisida asli. Kemudian dioplos menggunakan air sumur dan bahan kimia lainnya, sehingga menjadi dua sampai tiga karton pestisida oplosan.

"Kemudian yang bersangkutan memasarkannya, baik di wilayah Blitar dan daerah sekitarnya. Penjualannya secara offline maupun online," beber Alumni Akpol 2013 itu.

Sementara tersangka mengaku mendapat ilmu mengoplos pestisida tersebut, setelah belajar dari YouTube.

Editor : Redaksi



Berita Terkait