Keren, Cafe di Jombang Gelar Pameran Foto untuk Ajak Generasi Muda Kenang Pahlawan

© mili.id

Foto yang terpajang di dalam cafe.(Foto: Apriyanto/mili.id)

Jombang - Pada momen kemerdekaan Indonesia yang ke 78, salah cafe yang ada di jalan raya Mojoagung, nomor 157, Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar pameran foto.

Pameran foto ini dilakukan karena pihak penyelenggara ingin ajak generasi muda, mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

Selain itu, mereka ingin menyampaikan nilai-nilai dari kemerdekaan. Dimana para generasi muda saat ini bisa dengan nyaman menyeruput kopi tanpa harus mendengar dentuman bom dari tentara Belanda.

Arianto (28) penyelenggara pameran foto di Mojag Coffee menjelaskan, pada momen kemerdekaan kali ini, pihaknya sengaja memamerkan 32 foto lama, yang diambil dari para sejarahwan di Jombang.

"Ada 32 foto yang dipamerkan pada saat ini. Tujuannya untuk mengenang perjuangan para pahlawan pada jaman dahulu," kata Arianto, Jum'at 11 Agustus 2023.

Ia mengaku di wilayah Mojoagung, pada zaman penjajahan dahulu pernah dilakukan agresi militer dari tentara Belanda. Dan hal ini belum diketahui secara luas oleh para generasi muda.

"Di Mojoagung ini pernah ada agresi militer Belanda, untuk itu kita generasi muda perlu menghargai perjuangan para pahlawan zaman dulu," katanya.

Selama pameran foto digelar sejak tanggal 10 hingga 17 Agustus, para pengunjung caffe sangat antusias untuk melihat foto-foto Mojoagung tempo dulu.

"Alhamdulillah para pengunjung antusias sekali. Teman-teman yang ke sini, tidak hanya ngopi tapi juga lihat foto, dan akhirnya tau, Mojoagung tempo dulu, seperti apa," tuturnya.

"Dari pagi sampai malam, banyak pengunjungnya. Ya puluhan orang. Kalau fotonya dari teman-teman sejarahwan," katanya.

Ia berharap dengan adanya pameran foto Mojoagung tempo dulu ini, bisa memberikan pelajaran yang berarti pada generasi muda. Khususnya pelajaran tentang kemerdekaan.

"Ya supaya para generasi muda ini bisa lebih menghargai sejarah. Selain itu supaya tau, gimana susahnya orang zaman dulu (era perjuangan kemerdekaan), memerdekakan kita semua sampai hari ini. Hingga bisa ngopi di Mojag dengan santai tanpa ledakan bom dari Belanda," ujarnya.

Ia mengaku konsep pameran foto ini baru pertamakali di terapkan di caffe. Namun, pada setiap momen kemerdekaan pengelola caffe selalu menyajikan tema kemerdekaan.

"Ini baru pertamakali pameran foto. Tapi setiap momen kemerdekaan kita pasti sesuaikan dengan momen itu," tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Zulkifli Nur Aziz (19 tahun) salah satu pelajar yang mengunjungi Mojag Coffee itu, mengaku dengan adanya pameran foto Mojoagung tempo dulu ia kini bisa sedikit mengetahui sejarah Mojoagung.

"Setelah melihat pameran foto ini, saya bisa lebih tau, sejarah kota Mojoagung tempo dulu. Soal adanya pabrik gula, sampai sejarah jembatan Gambiran," katanya.

Perlu diketahui pada pameran foto Mojoagung tempo dulu itu, penyelenggara mengusung tema Menziarahi kota lama Modjoagung.

Editor : Redaksi



Berita Terkait