Sistekin Untag Surabaya Jadi Jujugan Studi Banding Rumah Jurnal FEBI IAIN Ponorogo

© mili.id

Surabaya - Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya menerima kunjungan studi banding dari Rumah Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.

Delegasi dari IAIN Ponorogo, yang diwakili oleh Koordinator Rumah Jurnal FEBI IAIN Ponorogo Muchtim Humaidi, Editor in Chief ETIHAD Journal of Islamic Banking and Finance, Fitra Rizal; Editor in Chief EI Barka Journal of Islamic Economics and Business, Dr. Arik Dwijayanto.

Selain itu, Editor in Chief JoIE Journal of Islamic Economics, Wahyu Hanafi P; Editor in Niqosiya Journal of Economics and Business Research, Yulia Anggraini; dan Editor in EI Barka Journal of Islamic Economics and Business, Siti Nur Mahmudah.

Kaprodi Sistekin Untag Surabaya, Supangat menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata dalam membangun jaringan kolaboratif pada tataran institusi perguruan tinggi.

“Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kami yakin bahwa kedua belah pihak akan saling memberi inspirasi dan kemajuan,” ujar Supangat, Sabtu (12/8/2023).

Koordinator Rumah Jurnal FEBI IAIN Ponorogo Muchtim Humaidi, mengatakan dipilihnya Sistekin Untag Surabaya sebagai jujukan studi banding ini dinilainya bahwa prodi tersebut sudah cukup profesional, dan tidak diragukan lagi SDM pengelolanya.

"Beliau punya track record yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih sehingga kami harus banyak belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada disini. Studi Banding ini supaya membangun sinergitas untuk meningkatkan reputasi jurnal dan langkah awal untuk dapat saling memberikan impact full atau dampak kemaslahatan,” tukas Muchtim.

Sementara itu, Dosen Sistekin Untag Surabaya sekaligus Editor in Chief Journal of Information Technology and Cyber Security (JICTS), Siti Mutrofin, membahas mengenai Peningkatan Pengelolaan Tata Kelola Jurnal Bereputasi.

Siti Mutrofin menegaskan pentingnya untuk melakukan revisi mendalam sebelum artikel akhirnya terbit. Dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas artikel dan reputasi jurnal, proses revisi yang komprehensif akan membantu memastikan bahwa artikel yang diterbitkan memiliki kualitas yang optimal sehingga memberikan manfaat yang berkualitas dan berdampak bagi para pembaca.

“Rekomendasi saya adalah pentingnya memiliki contoh-contoh paper yang berkualitas tinggi sebagai panduan. Sebuah judul haruslah mencerminkan esensi dari isi artikel dan dapat menarik perhatian pembaca potensial. Sedangkan dalam abstrak, unsur yang menguraikan tujuan penelitian, metode yang digunakan, dan hasil yang dicapai haruslah ada. Di ‘ATM’ saja, dengan harapan artikel yang sudah direvisi dan terbit lebih bagus dan tertata,” tegasnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait