Siswi SMK di Pasuruan Dirampok saat Naik Angkutan Umum

© mili.id

Ilustrasi perampok (Image by Freepik)

Pasuruan - Siswi SMKN Purwosari, Kabupaten Pasuruan dirampok saat perjalanan pulang sekolah naik minibus angkutan umum di Jalan Raya Surabaya-Malang.

Siswi itu dibekap, dipukul lalu dirampas laptopnya di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, kemudian dibuang di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Kasus perampokan yang terjadi pada Kamis (24/8/2023) pukul 17.35 WIB itu, kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Pasuruan.

"Untuk penanganan kasus ditangani Polres Pasuruan. Saat ini terlapor masih dalam penyelidikan," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti, Sabtu (26/8/2023).

Farouk menerangkan, awalnya korban bersama kawan-kawannya pulang sekolah pada pukul 17.00 WIB dari SMKN Purwosari menaiki angkutan umum minibus jurusan Pasuruan-Malang.

Setelah sampai di Pasar Lawang, Kabupaten Malang samua penumpang turun, tersisa korban dan seorang pria diduga pelaku, yang duduk di bangku belakang.

"Ketika angkutan umum tersebut bergerak ke arah selatan, tiba-tiba terduga pelaku menutup wajah dan membekap korban dengan sebuah sarung. Karena korban melawan, terduga pelaku memukul wajah korban hingga lebam dan kacamata korban sampai pecah," beber Farouk.

Siswi SMK korban perampokan (Foto: Viral di medsos)Siswi SMK korban perampokan (Foto: Viral di medsos)

Melihat korban sudah tidak bisa melawan, sopir angkutan umum memutar balik laju kendaraannya, kembali ke arah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Di tengah perjalanan itulah, terduga pelaku yang bertugas sebagai eksekutor langsung merampas satu unit laptop milik korban.

Kemudian, korban yang menderita luka lebam di wajah akibat dipukul pelaku diturunkan paksa di sekitaran SMA Advent Purwodadi.

"Korban diturunkan di sekitar SMA Advent. Dan ketika korban memeriksa barang, diketahui bahwa laptop merek HP miliknya hilang," tandasnya.

Diketahui, korban adalah siswi kelas 2 SMKN Purwosari bernama MZ (17), warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait