Laga Perdana Cabor Sepakbola Porprov, Tim Kabupaten Mojokerto Raup 3 Poin

© mili.id

Pemain kesebelasan Kabupaten Mojokerto (merah) dan Kabupaten Pasuruan berebut bola. (Foto: Supriyadi/mili.id)

Mojokerto - Tim cabang olahraga sepakbola Kabupaten Mojokerto mengalahkan kesebelasan Kabupaten Pasuruan di grup B dalam Porprov VIII di Stadion Gajah Mada.

Selama 90 menit, pertandingan kedua kesebelasan ini hanya membuahkan satu gol. Gol tim Kabupaten Mojokerto dilesahkan oleh Diaz Permana Raka Putra pada menit ke 15.

Gol itu tercipta setelah penjaga gawang Kabupaten Pasuruan melakukan kesalahan. Pemain nomor punggung nomor 22 itu dengan leluasa melesakkan si kulit bundar ke jala gawang lawan.

Injury time tepatnya menit ke 49, Kabupaten Mojokerto mendapatkan peluang emas untuk memperbesar kedudukan.

Namun peluang emas itu terbuang sia-sia setelah tendangan M Ragil Yusuf dari titik putih berhasil ditepis oleh penjaga gawang Kabupaten Pasuruan M Syaifudin.

Hingga peluit panjang berbunyi, tim asuhan Teddy Arif Priyanto hanya mampu menciptakan satu gol dan mampu meraup poin penuh pada laga perdana cabor sepakbola Porprov VIII.

Pertandingan ini, wasit harus mengeluarkan empat kartu kuning dan dua kartu merah kepada pemain Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan. Kartu merah dikeluarkan dari kantong wasit setelah pertandingan usai.

Manager tim Kabupaten Mojokerto, Raja Kami Maruli Tua bersyukur dengan poin penuh yang diraih dengan kerja keras semua pemain.

"Kami bersyukur dengan hasil ini, meskipun hanya satu gol kami bisa mendapat tiga poin. Target kami juara grup di Kabupaten Mojokerto karena tuan rumah," kata Raja, Sabtu (2/9/2023).

Ia menambahkan, ada beberapa yang harus dibenahi pada pertandingan selanjutnya, utamanya emosional pemain agar tidak merugikan tim.

"Mungki kami harus fokus ke emosional pemain. Tadi ada pemain terkena kartu merah setelah pertandingan usai dan itu tidak perlu terjadi. Evaluasi finishing juga akan kami lakukan agar di pertandingan selanjutnya," bebernya.

Sementara itu, pelatih tim Kabupaten Pasuruan, Jordie Kartika menjelaskan, kekalahan anak asuhnya dikarenakan mengikuti cara main tim lawan.

"Pertandingan tadi kami terbawa cara main lawan dan tidak seperti cara kami bermain biasanya. Dua laga selanjutnya lawan Kota Pasuruan dan Kabupaten Kediri kita harus sapu bersih," pungkasnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait