2 Pekan Dilalap Api, Polres Probolinggo dan Suku Tengger Bersih-bersih Bromo

© mili.id

Probolinggo - Pasca kebakaran dan kunjungan wisatawan kembali dibuka dari 4 wilayah, Polres Probolinggo menggelar bakti sosial pembagian paket sembako kepada pelaku wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rabu (20/9/2023). 

Selain kegiatan bakti sosial, kegiatan bersih-bersih sampah di area Bukit Savana Bromo bersama sejumlah masyarakat Suku Tengger, instansi terkait hingga pelaku wisata. Hal ini juga sebagai informasi jika Gunung Bromo sudah aman dikunjungi para wisatawan.

Kegiatan tersebut juga diikuti, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, kapolsek jajaran, Bhabinkamtibmas Indonesia Ipda Herman Hadi Basuki, sesepuh Masyarakat Tengger, Dishub, TNBTS, BPBD, Tagana, dan pelaku angkutan pariwisata Bromo. 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengatakan, jika kegiatan bakti sosial dan bersih bromo, bertujuan untuk menggelorakan Gunung Bromo yang telah dibuka sejak Selasa (19/9/2023). Setelah kerja keras petugas di lapangan untuk memadamkan api membuahkan hasil.

"Kegiatan yang kami laksanakan hari ini mengusung tema "Ayo Ke Bromo" yang memiliki arti bahwa kami mengajak masyarakat untuk datang ke Bromo setelah ditutup kurang lebih dua pekan karena disebabkan kebakaran," kata Kapolres Wisnu saat sambutan. 

Pria kelahiran Sidoarjo itu juga menghinbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bromo agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelestarian gunung Bromo serta sama-sama saling menjaga dengan mentaati aturan dari pihak BB TNBTS.

"Apabila kelestarian gunung Bromo dijaga bersama dengan baik, nantinya kita semua mendapat keberkahan dan manfaat sehingga dapat terus menikmati keindahan gunung Bromo. Apalagi ini bukan hanya tempat wisata tapi juga simbol Suku Tengger," tutur Wisnu.

Sementara Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto mengatakan, jika kejadian kebakaran di Padang Savana dan Bukit Teletubbies beberapa waktu lalu bisa dijadikan pelajaran sehingga tidak terjadi kembali insiden memilukan itu.

"Semoga kejadian kemarin menjadi pelajaran kita bersama untuk kedepannya. Kami harap kawasan Bromo Tengger Semeru segera pulih seperti sedia kala. Oleh karena itu, kami harap wisatawan bisa saling menjaga, bukan hanya petugas saja," tutur Dandim Heri.

Editor : Redaksi



Berita Terkait