Pria Probolinggo Bunuh Istri Siri, Warga Datangi Lokasi Setelah Pelaku Kabur

© mili.id

Kondisi mayat korban di saluran irigasi. (foto: Dokumen for mili.id)

Probolinggo - Perempuan korban pembunuhan oleh suami dan anak kandungnya di Probolinggo ini, dipastikan tewas setelah menderita sejumlah luka bacok. Di antaranya luka bacok senjata tajam berupa celurit ini di bagian tangan kiri dan kanan serta luka sobek di kepala.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sya'bani melalui Kasi Humas, Iptu Zainullah mengatakan, sebelum korban dibacok di Dusun Sungai Tengah, Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo sempat terjadi cekcok mulut dengan anak dan suami sirinya itu.

Dari pemeriksaan awal, menurut Zainullah, saat bertemu di TKP dan cekcok, suami korban langsung mengeluarkan celurit kemudian hendak membacok istri sirinya. Namun, hal tersebut malah sempat dilawan oleh korban dengan melemparkan batu ke arah pelaku.

"Karena melawan, saat itulah pelaku membacok istrinya atau korban beberapakali serta mendorong sampai terjatuh ke sungai hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, kedua pelaku ini langsung melarikan diri," kata Zainullah.

Setelah dirasa aman, karena pelaku sudah tidak ada di lokasi, lanjut Kasi Humas, kemudian warga di sekitar TKP melihat kondisi korban dan melaporkan pada pihak kepolisian. Namun saat petugas kepolisian datang, kondisi korban sudah tak bernyawa akibat luka bacok yang sangat parah, dan langsung membawa jenazah ke kamar mayat.

"Jenazah korban langsung kita larikan ke RSUD Dr. Moh. Saleh untuk visum. Korban mengalami luka bacok pada tangan kanan dan tangan kiri serta luka sobek di kepala sehingga korban mengalami pendarahan dan meninggal Dunia di TKP," tutur Zainul.

Berbekal keterangan dari para saksi di sekitar TKP, menurut Zainul, pihaknya kemudian berhasil mengamankan kedua pelaku yang sedang berada di rumahnya, kemudian digelandang ke Polres Probolinggo Kota untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Dari kejadian ini, kami amankan barang bukti topi warna hitam, sandal, sampel darah, sajam jenis celurit dan 1 unit sepeda motor Mio tanpa nopol milik pelaku. Untuk motifnya nanti akan kami sampaikan, karena masih dalam pemeriksaan intensif," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait