Ambil 310 Gram Ganja dalam Paket Ban Bekas, Pria Jombang Diringkus

© mili.id

Pelaku penerima paket ganja kering yang dimasukkan ke ban.(Apriyanto/mili.id)

Jombang - Satresnarkoba Polres Jombang meringkus seorang pria yang tertangkap basah mengambil 310 gram ganja di salah satu jasa pengiriman.

Pelaku yakni Muhammad Fery Darmawan warga Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Pria 22 tahun ini memasukkan ganja kering ke dalam ban bekas untuk mengelabui polisi. Namun aksinya berhasil digagalkan petugas.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Komar Sasmito mengatakan, timnya berhasil membongkar peredaran narkoba memanfaatkan jasa ekspedisi dan menyita ratusan ganja kering yang dikemas di dalam ban bekas.

"Kami amankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 310,22 gram. Pelaku kami sergap setelah mengambil paket ganja kering dari salah satu ekspedisi pengiriman barang di Jombang," kata Komar, Selasa (7/11/2023).

Komar menambahkan, paket ganja kering itu dikirim dari luar pulau dan ditujukan kepada Fery. Pelaku ditangkap dirumahnya setelah polisi mengikutinya usai mengambilnya di jasa pengiriman.

"Hasil keterangan pelaku bahwa barang bukti tersebut didapat dari hasil pengiriman melalui expedisi antarpulau. Pengakuan tersangka sudah tiga kali ini, modusnya barang dikemas dalam ban bekas. Tersangka juga mengaku untuk dikonsumsi sendiri," ungkapnya.

Menurut Komar, kasus ungkap ganja kering yang dikemas dalam ban bekas dengan memanfaatkan jasa pengiriman ini masih dalam pendalaman oleh petugas.

"Kasusnya masih kami kembangkan dan tersangka kami tahan dengan sangkaan asal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi memberikan apresiasi atas pengungkapan kasus peredaran narkoba yang dilakukan oleh anggotanya tersebut. Ia juga mengajak memerangi narkoba di Jombang dengan memberikan informasi kepada kepolisian tentang pelakunya guna untuk menyelamatkan generasi bangsa.

"Sudah waktunya untuk berhenti memakai dan mengedarkan narkoba. Mari perangi dan berantas narkoba di Kota Santri ini. Sekecil apapun informasi tentang narkoba akan ditelusuri dan kembangkan. Apabila tertangkap, pelaku narkoba akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait