Keseruan Siswa SD di Kota Mojokerto saat Mengenal Flora dan Fauna

© mili.id

Para siswa di Kota Mojokerto saat melihat flora dan fauna (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Puluhan jenis flora dan fauna diperkenalkan kepada siswa kelas I hingga VI Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Plus di Kota Mojokerto, Selasa (7/11/2023).

Dalam pameran ini ditampilkan mulai mini kura, kura-kura, ikan cupang, ikan gabus hias (channa), tupai, landak, kucing persia, berbagai jenis burung seperti pipit, lovebird, kenari, perkutut, kolibri konin, hingga kadal gecko dipajang di atas meja.

Tak ketinggalan bunga puspa bangsa (melati) yang menjadi ikon fauna Indonesia, sansivera (lidah mertua), aloe vera (lidah buaya), anturium (kuping gajah), vinca (tapak dara), mawar, panca warna, petunia, dan tanaman kol banda yang dimiliki siswa juga sengaja diperlihatkan dalam pameran cinta flora dan fauna ini.

Alhasil, siswa-siswa yang tak memiliki peliharaan fauna maupun flora sangat antusias melihat. Walau sekedar ingin mengetahui nama dari fauna dan flora yang dipamerkan. Utamanya anak-anak TK se Kota Mojokerto yang melakukan mini tour saat pameran ini berlangsung.

Sesekali antar siswa yang ikut memamerkan kecintaannya terhadap satwa maupun tumbuhan saling bertukar informasi untuk mengenal lebih dekat. Atau pun cara merawat maupun memeliharanya selama ini.

Seperti yang dilakukan Rayden Vere Yusuf Anwar (11), siswa kelas V ini merasa kegiatan sekolahnya itu memberikan suasana berbeda dalam edukasi kecintaan terhadap aneka flora dan fauna yang ada di sekitar.

"Seru banget, bisa mengeksplor hewan-hewan. Kaya landak sama kadal gecko ini baru lihat langsung, biasanya lihat lewat TV. Terus teman ini juga ada kadal gecko yang berwarna," ujarnya.

Vere sendiri membawa peliharaannya sejak usia 8 tahun, yaitu ikan gabus hias atau dikenal ikan channa yang masuk dalam kategori ikan predator. Dirinya ingin memperkenalkan hewan air yang ternyata memiliki warna-warna cantik dan bermotif seperti miliknya.

Sementara, Kepala SD Muhammadiyah Plus, Rodliyah menjelaskan, sekolah baru pertama kali menggelar event cinta flora dan fauna dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) yang berlangsung selama 6-7 November.

"Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka membawa hewan piaraan dan tumbuhan yang unik-unik," ucapnya.

Gelaran HCPSN perdana ini dimaksudkan agar menumbuhkan kecintaan mereka terhadap mahkluk hidup ciptaan Allah dan bakal jadi agenda tahunan. Tak hanya itu, sekolah juga menggelar entrepreneur day yang berkolaborasi dengan orang tua siswa.

"Jadi lewat kegiatan ini, anak-anak bisa mengenal sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada mahkluk hidup. Tentunya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mereka sejak dini," pungkas Rodliyah.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait