Ada Unsur Perampokan dalam Kasus Pembunuhan Perempuan di Pasuruan

© mili.id

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi (foto:M Rois/mili.id)

Pasuruan - Dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP) Satreskrim Polres Pasuruan menegaskan ada unsur pencurian dengan kekerasan atau perampokan yang mengakibatkan tewasnya Endang, seorang ibu rumah tangga di Dusun/Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi menjelaskan jika dugaan itu disematkan lantaran ada beberapa barang berharga korban yang hilang.

"Untuk barang korban yang hilang ada handphone dan kalung emas. Sehingga sementara ini motifnya ekonomi, sesuai Pasal 365 KUHP jo Pasal 338 KUHP," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi.

Selain itu, polisi menduga jika pelaku tersebut kemungkinan kuat adalah orang yang dikenal keluarga korban. Sebab, tidak ada kerusakan di pagar rumah atau congkelan di pintu dan jendela.

Bahkan, para tetangga yang berdekatan dengan rumah korban ini pun sampai tidak mendengar suara terikan dari korban yang diduga sempat melawan pelaku hingga kemudian tewas, setelah mendapat tiga kali tikaman di punggung hingga menembus selaput jantung serta rongga dada.

"Dimungkinkan pelaku ini adalah orang yang dikenal korban, dan korban yang membukakan gerbang dan pintu rumah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sorang ibu rumah tangga Endang, tinggal di Dusun/Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, tewas di rumahnya. Diduga istri dari Sugiyono ini menghembuskan napas terakhir karena dibunuh.

Jasad korban kali pertama ditemukan suaminya tewas terkapar di dalam kamar mandi rumahnya, pada pukul 17.10 WIB sepulang kerja, Selasa (7/11) kemarin.

Disebutkan banyak darah berceceran di lantai rumah mengarah ke lokasi ditemukannya jasad korban dalam kamar mandi.

Editor : Aris S



Berita Terkait