Viral Pengunjung Keluhkan Pelayanan Parkir di KBS

© mili.id

Suasana KBS (Foto: Dok. Rama Indra/mili.id)

Surabaya - Video berisi keluhan pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengeluhkan pelayanan parkir, viral di media sosial (medsos).

Keluhan itu diposting akun TikTok @Rogue Hokky, Jumat (10/11/2023) lalu.

Dalam postingannya itu, akun ini mengaku dihadang dan tidak diperbolehkan untuk parkir di dalam KBS.

"Aty" lur enek preman Bonbin SBY, dicegat neng pertigaan jobo gak oleh mlebu. Kene mekso panggah di hadang, lanjut di kon parkir neng jobo jalok 70 tak Nyang 50," tulis korban dalam postingannya.

Bila diartikan dalam Bahasa Indonesia, akun itu mengatakan bahwa ada preman di KBS. Dia dihadang di pertigaan luar dan tidak diperbolehkan masuk. Kemudian dia diminta parkir di luar dimintai Rp70 ribu, tapi ia tawar Rp50 ribu.

"Akhire pindah parkir Jero.. bayar 10rb. seng aty2 ae.. lur.. sesok langsng takok satpam asline ae. mugo2 enek tanggapan teko Bonbin Dewe (Akhirnya pindah ke dalam (KBS) bayar Rp10 ribu. Hati-hati, besok langsung tanya ke satpam aslinya saja. Semoga ada tanggapan dari KBS," tambahnya.

Akun ini menjelaskan bahwa peristiwa yang dialaminya itu terjadi pada 10 November 2023.

Postingan ini pun mendapat komentar beragam dari warganet.

Seperti komentar dari akun @Demas Adi Susanto, yang mengatakan kalau dirinya juga pernah mengalami hal yang serupa saat berwisata ke KBS.

"Lek arek suroboyo asli pasti wis paham penggaweane arek endi iku. Wong aku yo arek SBY asli ae tau kenek ngunu iku parkir ng bonbin 30-40ewu," tulisnya.

Postingan itu sudah mendapat 1.354 komentar. Mendapat 8. 412 suka dan telah dilihat 553.9 K pengguna TikTok.

Sementara Humas KBS, Lintang Ratri mengatakan, terkait dengan kejadian tersebut, pihaknya sudah melaporkannya ke pihak berwajib.

"Hal itu sudah kami laporkan ke pihak berwajib di pemkot. Mengenai keluhan kami dan pengunjung terkait maraknya pungli parkir liar di luar KBS. Sudah kami layangkan hal-hal itu ke Dishub," terang Lintang saat dikonfirmasi mili.id, Senin (13/11/2023).

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait