Wali Kota Surabaya Masuk Nominasi Satyalencana Karya Bhakti Praja

© mili.id

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Pimpinan Tim Penilai, Plh. Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri Dra. Imelda dan Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa dan Tansa Kehormatan Setmilpres, Laksma TNI I Bayu Trikuncoro ditemui pertemuan se

Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi masuk nominasi penerima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha. Anugerah yang hanya diberikan sekali seumur hidup ini disampaikan langsung oleh kedatangan tim penilai dari pemerintah pusat.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Tim Penilai, Plh. Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri Dra. Imelda mengapresiasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Proses pengusulan sejumlah kepala daerah yang dinominasikan salah satunya adalah Wali Kota Surabaya. Masuk ke dalam 10 besar sebagai pelaksana laporan penyelenggaraan pemerintah terbaik yang akan menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha,” tegas Dra Imelda.

Imelda menyatakan bahwa tanda kehormatan ini diberikan bagi kepala daerah dan hanya sekali dalam seumur hidup. Saat ini prosesnya mencapai pengiriman Profil Keplaa Daerah, uraian jasa serta rangkuman prestasi yang telah diraih.

“Tahapan selanjutnya yang harus dilalui adalah pelaksanaan Peninjauan Langsung kepada Pemerintah Daerah terkait. Hal ini dilakukan untuk memperoleh penjelasan secara langsung dari Kepala Daerah dengan menggunakan metode tanya jawab dan melakukan wawancara kepada masyarakat sebagai penerima manfaat pelaksanaan roda pemerintahan daerah. Peninjauan langsung ini kami lakukan hari ini sampai besok,” kata dia.

Berbagai program yang telah dilakukan Wali Kota Eri, mulai penurunan kemiskinan, penurunan angka stunting hingga menaikkan perekonomian Surabaya, dijelaskan di pertemuan Ruang Sidang, Balai Kota, Senin (13/11) siang.

Eri mengatakan LPPD Surabaya dapat apresiasi dan dinilai baik oleh tim penilai nasional, "Alhamdulillah program yang kita jalankan diperhatikan oleh pemerintah pusat, dan sekarang ini mereka langsung mengecek lapangan."

Baginya, bukan penghargaan yang dicari sebenarnya tapi yang paling penting merupakan kehadiran pemerintah kepada warganya.

“Jadi, pemerintah ini dekat apa tidak dengan rakyatnya, bermanfaat dan selalu hadir apa tidak kepada rakyatnya. Jadi, bukan penghargaan yang kita kejar, tapi dengan bimbingan dari Kemendagri, kita bisa lebih bermakna untuk warga Kota Surabaya,” tandasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait