Pelajar SMP Surabaya Empat Hari Hilang Ternyata Kabur Bukan Diculik

© mili.id

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Herlina (Foto:Rama Indra/mili.id)

Surabaya – Anak SMP di Surabaya yang sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari oleh pihak keluarga, dan di kawatirkan menjadi korban penculikan atau tindak kriminal lainnya, akhirnya ditemukan polisi dengan selamat.

Anak berinisial RM (13), asal Pabean Cantikan itu, ditemukan oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berada di rumah temannya.

Ketika dimintai ketarangan, RM mengaku tidak hilang atau diculik orang. Melainkan ia sengaja kabur lantaran bosan menghadapi masalah yang ada di keluarganya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Herlina mengatakan, orang tua anak sebelumnya melaporkan kejadian hilang, pada 11 November 2023 lalu.

"Dari laporan tersebut, lalu Tim Jatanras Polres Tanjung Perak melalukan tracking posisi anak, ternyata handphone (hp) yang dimiliki tidak aktif," terang Herlina, Rabu (15/11/2023)

Menurutnya, selama empat itu hari dilakukan track posisi HP secara beruntun, hingga diketahui posisi RM berada di Teluk Nibung.

"RM ditemukan berada di rumah SF (14), rekan sekolahnya dulu, di Teluk Nibung, Pabean Cantikan. Setelah menginap 2 hari di rumah N teman dikenal di sosmed, di Mulyorejo," papar Herlina.

RM sehat, lanjut Herlina, tidak ada unsur pidana dalam hilangnya anak. Katanya, berangkat dari kasus ini sebagai orang tua bisa banyak mengambil hikmah yang terpendam.

Untuk itu, Herlina berharap, kepada para orangtua lebih dekat dengan anak serta dapat memahami kondisi psikologi si anak. Menjadi; orang tua, sekalgis kakak, atau adek.

"Anak - anak kita butuh kehadiran kita (orang tuanya). Agar mereka ini tidak merasa sendiri. Tentunya hal yang seperti ini nanti, tidak akan terulang lagi," tegasnya.

Sementara itu, Mike ibu kandung dari RM, mengucapkan terima kasih kepeda pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak bisa menemukan RM dengan keadaan masih sehat.

"Saya berterima kasih kepada kapolres bisa menemukan anak saya kembali. Karena saya ini takut dengan kejadian seperti ini Khawatir anak saya ada apa apa," tutup Mike.

Editor : Aris S



Berita Terkait