Ekraf dan UMKM Melejit, Pemkot Malang Targetkan ke Level Dunia

© mili.id

Kadis Kominfo Pemerintah Kota (Pemkot) Malang M. Nurwidianto (Foto: Rama Indra/mili.id)

Malang - Perekonomian Kota Malang tahun 2022 pascapandemi melejit capai 6,3 persen. Hal itu dikatakan Kadis Kominfo Pemerintah Kota (Pemkot) Malang M. Nurwidianto, saat berada di Gedung Mini Block Office (MBO) , Sabtu (18/11/2023).

"Pada masa pandemi di tahun 2020, ekonomi di Kota Malang minus 2 persen. Sementara di tahun 2022 setelah pandemi berlalu, berhasil naik angkanya menjadi 6,3 persen," kata Nur.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut dipengaruhi oleh pesatnya sektor UMKM dan Ekraf. Yang telah berhasil dipadukan dengan teknologi informasi, serta e-commerce.

"Memadukan, mengelaborasi bersama teknologi informasi dan e-commerce, kami starting point pertumbuhan dari situ," lanjutnya.

Hasil mencengangkan tersebut, diungkapkan Nur merupakan dari upaya pemkot di masa Pandemi. Katanya, pemerintah saat itu gencar melakukan pelatihan, dan memasang infrastruktur wifi di setiap RW.

"Pemerataan infrastruktur penunjang dilakukan, seperti memasang jaringan wifi gratis di 551 RW se-Kota Malang, serta membekali masyarakat dengan beragam model pelatihan," paparnya.

Pihaknya juga menyampaikan, kalau semua jenis UMKM dan Ekraf yang ada di Kota Malang ini sudah mencapai angka ratusan. Sehingga pihaknya menargetkan ke depan, UMKM akan mendunia.

"Kami menjaring UMKM satu minggu dua UMKM. Dan kalau UMKM ini jumlahnya sudah ratusan. Targetnya UMKM mendunia," harapnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait