Dump Truck Tertabrak Kereta Api di Mojokerto, Begini Kondisi Sopir dan Kernetnya

© mili.id

Warga melihat kondisi dalam kabil truk usai dihatam kerata api.(Foto:Karina/mili.id)

Mojokerto - Sopir dump truck Sukirman, asal kunjorowesi, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, dan kernet yang belum diketahui identitasnya ini dipastikan selamat dari kecelakaan tertabrak kereta api di perlintasan PT KAI Daop 8, Dusun Damarsih, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Keduanya nampak dievakuasi anggota Satlantas Polres Mojokerto dari lokasi kejadian sekitar pukul 18.39 WIB. Bahkan sang sopir yang mengenakan kaus oblong hitam meminta diambilkan obatnya dari dalam kabin truk.

"Masih kuat, sebentar saya ambil obat dulu," ucapnya ketika diminati keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko.

Ia mengaku truk tiba-tiba macet saat akan melewati perlintasan kereta api menuju Kecamatan Jetis.

Naas, 30 menit kemudian badan truk yang melintang terhantam KA Wijaya Kusuma keberangkatan Surabaya Gubeng dengan tujuan Cilacap pukul 18.30 WIB.

"Macet, chambernya mati," pungkasnya lirih yang terlihat shock atas kecelakaan ini.

Kondisi kedua korban selamat diamini penjaga rel kereta api, Muhammad Ridwan (31). Ia mengaku sopir dan kernet sudah turun sejak dump truck mati secara tiba-tiba di tengah perlintasan.

Bahkan, sopir dan kernet dibantu warga untuk melakukan evakuasi sebelum tertabrak kereta api KA Wijaya Kusuma. Namun, gagal lantaran tali tampar yang digunakan putus saat menarik bodi truk dari bagian belakang.

"Yang dihantam depan (kabin truk) sopir sama kernet alhamdulilah selamat, ada di posisi bagian kanan truk. Tidak ada korban," pungkasnya.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait