2000 Anggota PMR dan PMI Surabaya Dikukuhkan Jelang Hari Relawan Sedunia

© mili.id

Pemberian penghargaan dan pengukuhan 2.000 anggota PMR dan PMI Surabaya di Lapangan Monumen Tugu Pahlawan (Foto: Humas Pemkot Surabaya for mili.id)

Surabaya - Sebanyak 2.000 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) dikukuhkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pengukuhan yang dilakukan di Lapangan Monumen Tugu Pahlawan ini diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji. Katanya, pemkot ingin mencetak kader-kader muda yang tergabung dalam gugus tugas PMR.

"Ini bentuk konkrit dari pemerintah. Kami tidak berharap ada musibah, tetapi mereka sudah siap menanggulangi keadaan, sehingga bisa mengambil langkah cepat dalam upaya penyelamatan," jelas Agus, Sabtu (25/11/2023).

Kegiatan yang dilakukan menjelang peringatan Hari Relawan Sedunia pada Desember mendatang ini, merupakan salah satu upaya untuk menghormati kegigihan para sukarelawan dalam menangani korban.

Pelaksanaan pengukuhan yang digelar menjelang Hari Relawan Sedunia ini didominasi para pelajar Kota Surabaya.

Di antaranya dari Palang Merah Remaja Mula (tingkat SD) sebanyak 248 peserta dari 15 SD Negeri dan Swasta, Palang Merah Remaja Madya (tingkat SMP) sebanyak 822 peserta dari 69 SMP Negeri dan Swasta, Palang Merah Wira (tingkat SMA/SMK) sebanyak 730 peserta dari 73 SMA/SMK Negeri dan Swasta di Kota Surabaya.

"Selanjutnya, Korps Sukarela (KSR) sejumlah 150 peserta dari 9 perguruan tinggi negeri dan swasta, serta KSR Unit Markas di Kota Surabaya. Lalu, Tenaga Sukarela (TSR) sejumlah 50 peserta dari praktisi di bidang pendidikan atau guru, perawat, dan dokter," jelas Agus.

Wakil Ketua PMI Kota Surabaya, Tri Siswanto mengatakan, anggota yang dikukuhkan ini merupakan hasil rekrutmen dan pembinaan sejak 2021-2023.

"Pak Wali berharap dengan adanya peran anak muda dapat menciptakan calon pemimpin di masa yang akan datang. Beliau ingin anak-anak Surabaya peduli terhadap lingkungan dan sosial, sehingga ketika menjadi pemimpin akan peduli terhadap bangsa dan masyarakat," papar Tri.

Pemkot Surabaya juga memberikan penghargaan kepada para relawan aktif sebagai pembina, fasilitator, dan Palang Merah Remaja aktif dalam setiap kegiatan kepalangmerahan.

Teatrikal simulasi Pertolongan Pertama dan Bantuan Hidup Dasar dilakukan oleh gabungan tingkatan relawan PMI Kota Surabaya menutup kegiatan ini.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait