Pilu Ibu Muda Mojokerto: Cerai dengan Suami, Anak Meninggal, Kini Tewas Gantung Diri

© mili.id

Evakuasi jasad ibu muda di Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Ibu muda berinisial S, warga Kecamatan Punging, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas gantung diri dalam kamar warungnya di Kecamatan Ngoro, kabupaten setempat, Sabtu (25/11/2023).

Kapolsek Ngoro, Kompol Imam Mahmudi mengatakan, dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidup karena depresi setelah tiga minggu yang lalu anak kandungnya meninggal dunia.

"Dia juga sudah cerai sama suaminya dan korban memiliki riwayat sakit mimisan terus di hidungnya," terang Imam.

Imam menjelaskan, korban pertama kali ditemukan orangtuanya yang mendapati kamar korban terkunci sejak malam hari.

Setelah dipanggil berkali-kali tak kunjung menjawab, keluarga panik dan mendobrak pintu kamar korban.

Mereka histeris setelah melihat tubuh ibu muda itu telah terbujur kaku, menggantung di dalam kamar dengan menggunakan sehelai kain.

"Ibu korban melapor kejadian itu ke pihak desa dan diteruskan ke jajaran Kepolisian Sektor Ngoro. Ditemukan di kamar bagian belakang warung, posisi masih tergantung," ungkap Imam.

Imam menambahkan, dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sementara disimpulkan korban murni mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

"Di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, selain bekas tali yang menggantung di leher korban," pungkasnya.

 

*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait