Pembunuhan Pria di Gresik, Polisi Periksa 3 Orang

© mili.id

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan. (Rama Indra/mili.id)

Gresik - Hasil autopsi sementara AS (30) yang ditemukan tewas dengan mulut tertancap pisau, serta kepala dipalu dipastikan tewas 18 jam yang lalu.

Korban itu ditemukan tewas bersimbah darah di rumah oleh kakaknya, di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik dalam kondisi mulut tertancap pisau serta kepalanya bocor diduga dihantam dipalu.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar 01.30 WIB.

Kondisi mayat pria ditemukan mulutnya masih menancap pisau dapur penuh darah.

"Bagian kepala luka akibat benda tumpul. Kematiannya kurang lebih 18 jam sejak dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik ini," ungkapnya di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik, Selasa (28/11/2023).

Kendati demikian, Alumi Akpol 2015 itu, belum bisa memastikan kasus dugaan pembunuhan tersebut. Sekarang masih melakukan penyelidikan dan autopsi masih berlangsung.

"Intinya kami sekarang melanjutkan proses penyelidikan. Mohon doanya agar bisa terungkap semuanya," jelasnya.

Aldhino menambahkan, pihaknya melakukan pemeriksaan kepada saksi - saksi. Sementara ini, sudah ada 3 saksi yang diperiksa, dimintai keterangan.

"Dua saksi kakak dan adik korban, satu saksi tetangga korban. Kakak korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik," paparnya.

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa pisau, palu dan paving blok.

"Semua barang bukti akan uji lab laboratorium forensik Polda Jatim," tegasnya.

Barang bukti lain, sepeda motor korban masih dilakukan pendalaman. Lantaran, dari keterangan tetangga, korban memiliki sepeda motor. Namun, saat di lokasi kejadian sepeda motor tidak ada.

"Korban ini memiliki sepeda motor, tapi tidak ada saat olah TKP," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait