Untag Surabaya Dipercaya Kemendikbudristek Gelar Demo Day Wirausaha Merdeka

© mili.id

Untag Surabaya dipercaya Kemendikbudristek gelar Wirausaha Merdeka (Foto: Humas Untag Surabaya)

Surabaya - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dipercaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia untuk menggelar Demo Day Wirausaha Merdeka.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) itu mengangkat tema "Green Innovators: Empowering Ecopreneurs For A Sustainable Future".

Ada 241 mahasiswa dari 26 universitas di seluruh Indonesia, dan 63 stand wirausaha turut memeriahkan acara yang berlangsung di kampus Untag Surabaya pada Rabu-Kamis (29-30/11/2023) kemarin.

Hadir secara langsung Staf Ahli Walikota Surabaya, Tomi Ardiyanto; Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho; seluruh civitas akademika dan Tim Reviewer Wirausaha Merdeka dari kemendikbudristek.

Ketua Panitia Wirausaha Merdeka Untag Surabaya, Luvia Friska Narulita menyampaikan bahwa kegiatan tersebut untuk memberikan nuansa terkait kepedulian terhadap lingkungan sehingga produk yang diterapkan di WMK ini adalah produk yang ramah lingkungan.

"Selain itu pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu pre-immersion, immersion, dan post-immersion. Selama proses pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mendapatkan dukungan dari Dosen Pendamping Lapangan dan mentor dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," terang Luvia, Jumat (1/12/2023).

Menurut Luvia, kegiatan juga ini menjadi sarana untuk menampilkan prototipe produk yang telah dibuat dan ditampilkan di stand pameran tersebut.

"Kami menyelenggarakan Demo Day sebagai tempat untuk menampilkan prototipe produk yang telah dibuat. Prototipe tersebut dipamerkan pada stand yang telah disiapkan. Selain itu, setiap kelompok juga akan mempresentasikan di depan juri terkait prototipe produk yang telah dibuat," jelas dia.

Sementara Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho menyatakan rasa bangganya dan berkomitmen memberikan dukungan penuh pada kegiatan positif seperti melatih jiwa wirausaha terutama bagi mahasiswa.

"Program Wirausaha Merdeka ini tentunya akan berperan positif bagi mahasiswa. Dengan kegiatan ini, para mahasiswa dapat melatih keterampilan berwirausaha dan berkolaborasi dengan orang lain," ujar Prof Nug-sapaan akrabnya.

Staf Ahli Walikota Surabaya, Tomi Ardiyanto menyampaikan apresiasinya dan membacakan sambutan dari Wali Kota Eri Cahyadi yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini selaras dengan visi Pemerintah Kota Surabaya yang ingin menjadikan Kota Surabaya sebagai pusat kegiatan ekonomi yang melibatkan kelompok intelektual, mahasiswa, kampus, dan lingkungan sekitar," jelas Tomi.

Diketahui, Demo Day ini juga turut diramaikan dengan empat macam kompetisi, yaitu WMK Award yang dimenangkan oleh 'Amplang Kite' dari Politeknik Negeri Ketapang dam Kompetisi Display Produk dimenangkan Booth nomor enam 'P2MW'.

Juga ada kompetisi digital terbaik dimenangkan 'Vita-Green Oil' dari Untag Surabaya. Untuk kompetisi video iklan kreatif dimenangkan 'Ediocup' dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika.

Sedangkan penjurian final kompetisi Business Model Canvas (BMC) tingkat SLTA di Surabaya dimenangkan Lapor Ndan dari SMK Telkom Malang.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait