Bandit Modus Pecah Kaca Mobil Acak-Acak Surabaya, Dua Bulan Beraksi di Delapan TKP

© mili.id

Kendaraan roda empat yang jadi sasaran pelaku pecah kaca untuk diambil harta bendanya.(Foto:Ist/mili.id)

Surabaya - Bandit bermodus pecah kaca mobil acak-acak Surabaya. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir sejak Oktober dan November 2023, ada delapan tempat kejadian perkara (TKP) dengan modus dan pola yang sama.

Berdasar data yang tercatat di Satreskrim Polrestabes Surabaya, awal kejahatan tersebut terjadi pada Rabu (4/10/2023) lalu sekitar pukul 20.30 WIB di Taman Cokroaminoto wilayah Kecamatan Tegalsari, korbannya melaporkan kehilangan laptop yang disimpan dalam mobil.

"Yang kedua di samping di sebuah restoran di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya pada Kamis, 26 Oktober 2023 pukul 21.00 WIB. Korban kehilangan 6 buku tabungan, 1 kartu Asabri, 5 buah flashdisk, 3 buah kunci rumah, totalnya Rp 2 juta," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, Minggu (3/12/2023).

Selanjutnya, di hari yang sama juga terjadi kejahatan serupa di Pudding Sekisah Jalan Raya Dharmahusada Indah 69A, namun hanya berbeda waktu kejadian saja, yakni pukul 21.30 WIB. Kaca mobil Toyota Raize milik korban dipecah, sehingga dua laptop dan satu ipad raib digondol pelaku.

"Keempat terjadi di samping Warung Nanda, Jalan Klampis Ngasem, Sukolilo, Kota Surabaya, pada Selasa, 31 Oktober 2023 sekira pukul 20.16 WIB. Kerugiannya kehilangan sebuah laptop," lanjutnya.

Sementara memasuki awal November tak ada laporan terkait korban pecah kaca mobil yang masuk di kepolisian. Namun tiga minggu kemudian, tepatnya pada Minggu (19/11/2023) sekitar pukul 01.23 WIB kejadian tersebut kembali terulang.

Kali ini pelaku menyasar Serlok Kopi di Jalan Kertajaya 67, korban yang saat itu meletakkan tas ransel berisi dompet berisi kartu identitas, uang tunai Rp 400 dan kartu ATM serta sertifikat hak milik (SHM) di dalam mobil dikagetkan dengan kondisi kaca yang sudah pecah dan tas ranselnya raib.

"Yang keenam terjadi di depan Salon Jonathan, Jalan Dharmahusada Indah 101, Kota Surabaya pada Selasa, 21 November 2023 sekitar pukul 21.30 WIB. Korban kehilangan laptop dan hp," ungkapnya.

Lalu pada Rabu (22/11/2023) sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku kejahatan jalanan tersebut beraksi di Rumah Makan Sop Klaten di Jalan Bratang Binangun 22, Kecamatan Gubeng. Korban kehilangan dua laptop yang disimpan sementara dalam mobil.

"Kejadian terakhir terjadi di depan rumah dekat Pemkot Surabaya di Jalan Jaksa Agung Suprapto 11 pada Senin, 25 November 2023 pukuk 21.00 WIB. Kaca mobil Ertiga pecah, dalam mobil berisi dompet berisi STNK, ATM, KTP, SIM," paparnya.

AKBP Hendro menegaskan, kasus ini menjadi atensi pihaknya untuk melakukan pengungkapan. Saat ini kasus tersebut tengah diselidiki dengan menghimpun berbagai bukti dari delapan TKP tersebut.

"Kami masih melakukan serangkaian penyelidikan, pengumpulan bukti maupun petunjuk untuk pengungkapan," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait