Remaja di Mojokerto Dikeroyok Kelompok Pemuda, Satu Pelaku Nyaris Dimassa

© mili.id

Ilustrasi/mili.id

Mojokerto - Seorang remaja yang sedang memancing di saluran air Jalan Empunala, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dikeroyok sekelompok pemuda.

"Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung mendatangi TKP dan berhasil menangkap satu orang pelaku tak jauh dari lokasi," ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Bambang Tri Sutrisno, Senin (4/12/2023).

Satu pelaku yang diamankan polisi itu berinisial MR (21), pemuda asal Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Dia nyaris jadi bulan-bulanan warga.

Kelompok pelaku tiba-tiba menyerang empat pemuda yang sedang memancing di saluran air tersebut sekitar pukul 00.30 WIB.

"Setelah mendapati kelompok korban, pelaku dan rekannya langsung menyerang. Diperkirakan kelompok pelaku ini lebih dari enam orang. Akibatnya ada satu korban anak di bawah umur yang mengalami luka," jelas Bambang.

Bambang menjelaskan, pelaku MR dan kelompoknya menyerang korban tanpa senjata tajam. Namun korban mengalami luka lebam di bagian kepala dan tangan.

Meski begitu, pelaku MR diamankan berikut barang bukti jaket dan pecahan batu cor yang disinyalir digunakan untuk mengeroyok korban.

"Ada satu korban anak di bawah umur yang laporan. Setelah pulang dari rumah sakit, kami lakukan pemeriksaan," bebernya.

Bambang menyebut, dari pemeriksaan korban terungkap bahwa pengeroyokan tersebut merupakan perselisihan antar dua kelompok berbeda. Sebelum peristiwa itu terjadi, kedua kelompok sudah janjian untuk adu kekuatan.

"Jadi ini berangkat dari kelompok pelaku yang diajak duel (perorangan) oleh kelompok lain (korban). Nah, pelaku ini mengoordinir sejumlah pelaku lainnya untuk mencari orang yang mengajak duel itu," jelas dia.

Awalnya, kedua kelompok tersebut janjian duel di kawasan Terminal Kertajaya. Tak menemui lawannya, kawanan MR bergerak ke arah Kota Mojokerto dan mendapati kelompok korban yang sedang memancing tersebut.

"Ternyata pelaku ini mendapati kelompok orang yang menantang tersebut sedang cangkrukan dan mancing di lokasi, dan kemudian diserang," jelas dia.

Kini, polisi masih mendalami dan melakukan pengembangan atas kasus pengeroyokan tersebut.

"Sekarang sedang kita lakukan pengembangan, termasuk motif permasalahannya. Kemungkinan pelakunya banyak, terdiri dari kelompok gabungan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait