Jelang Libur Nataru di Jember, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Melon Hingga 30 Persen

© mili.id

Pasokan elpiji tabung melon di salah satu agen di Jember.(foto: Atta for mili.id)

Jember - Jelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) dilakukan langkah antisipasi jika terjadi kelangkaan elpiji tabung melon 3 kg di wilayah Jember.

Diungkapkan oleh salah satu agen elpiji di Jember jika dari koordinasi yang dilakukan oleh Pertamina, nantinya akan dilakukan penambahan stok antara 10-30 persen, jika dirasa ada kebutuhan meningkat di masyarakat.

Hal ini dilakukan juga untuk menghindari terjadinya kenaikan harga elpiji tabung melon. Berdasarkan pengalaman yang pernah dilakukan pada momen serupa di tahun lalu.

"Jelang Nataru untuk stok saat ini masih aman, kondisi di lapangan juga masih stabil. Jika nanti ada permintaan lebih, Pertamina akan memberikan tambahan," ujar pengelola agen tabung gas, Fandy Setia Laksana saat dikonfirmasi di tempat usahanya, Jumat (8/12/2023).

Fandy menambahkan, untuk proses distribusi tabung gas 3 kg di tempatnya, hingga mencapai tiga ribu tabung per hari.

"Tapi sesuai dengan yang disampaikan Pertamina, jika nanti dibutuhkan penambahan stok. Maka akan ada penambahan stok hingga 30 persen," ungkapnya.

Namun demikian, lanjutnya, terkait nantinya jika dilakukan penambahan stok, harus dilakukan peninjauan langsung ke lokasi atau wilayah yang membutuhkan.

"Nantinya jika dibutuhkan penambahan stok, Pertamina bersama dengan pemerintah kabupaten atau kota setempat melakukan peninjauan terlebih dahulu atau sidak ke masyarakat terkait kebutuhan stok tambahan," paparnya.

Namun untuk penambahan stok itu, dikatakan Ferdy diberlakukan aturan baru, hal ini sebagai langkah antisipasi adanya oknum agen atau pangkalan nakal.

Lebih lanjut kata Fandy, jikalau nantinya dilakukan penambahan stok. Biasanya dilakukan di pertengahan Desember 2023.

Terkait harga dari tabung gas 3 kg juga akan dilakukan pemantauan agar semua sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi).

Untuk harga sekarang di masyarakat sekitar Rp 16 ribu - Rp 18 ribu itu sesuai pasar di masyarakat. Sedangkan untuk harga agen yakni sekitar Rp 14.500.

Editor : Aris S



Berita Terkait