Komisi III DPR RI Apresiasi Komitmen Kemenkumham Jatim Ciptakan Pemilu Luber Jurdil

© mili.id

Apresiasi Komisi III DPR RI atas komitmen Kanwil Kemenkumham Jatim ciptakan pemilu luber jurdil (Foto: Humas Kemenkumham)

Surabaya - Kanwil Kemenkumham Jatim berkomitmen menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber Jurdil).

Hal itu ditegaskan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Senin (11/12/2023) malam.

Hingga saat ini, di 39 lapas dan rutan di Jatim mengalami overkapasitas sebesar 105%.

"Dari kapasitas hunian 13.563, saat ini lapas dan rutan di Jatim dihuni 27.875 warga binaan," terang Heni dalam keterangannya, Selasa (12/12/2023).

Jumlah itu menunjukkan tren penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 113%. Hal tersebut tidak lepas dari reformasi hukum dengan penerapan pidana alternatif dan mengedepankan prinsip restorative justice.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari unsur legislatif dalam hal ini Komisi III DPR RI yang terus mengawal semangat reformasi hukum di Indonesia," jelasnya.

Fluktuasi jumlah warga binaan itu pun berdampak pada persiapan pelaksanaan pemilu di lapas dan rutan. Pihak Kemenkumham Jatim harus benar-benar memastikan jumlah warga binaan yang masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun calon Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"Sesuai hasil rapat pleno KPU Jatim pada 27 Juni 2023 lalu, ada 22.891 orang warga binaan yang masuk dalam DPT," papar Heni.

Namun pada 6 Desember 2023, jumlah DPT menjadi 17.761. Salah satu faktor utamanya karena jumlah warga binaan di lapas dan rutan sangat dinamis.

"Jumlahnya bertambah dan berkurang setiap hari, jadi kami terus melakukan koordinasi dengan KPU setiap bulan untuk melaporkan jumlah warga binaan yang terkini," tambah Heni.

Hingga saat ini, lanjut Heni, masih ada 10.114 warga binaan yang masuk kategori Calon DPK. Rencananya, status mereka akan ditetapkan sebagai DPT pada H-30 hari pemungutan suara.

"Kami sudah siapkan juga Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di lapas dan rutan yang jumlahnya mencapai 102 TPS," jelasnya.

Ke depan, Heni menekankan bahwa jajarannya akan terus melakukan koordinasi dengan KPU maupun Bawaslu. Hal ini untuk memastikan warga binaan dapat menyampaikan suaranya.

"Tentunya kami akan memperjuangkan hak suara dari setiap warga binaan, hal ini menjadi komitmen kami dalam menciptakan pemilu yang luber jurdil," tegas dia.

Komitmen ini mendapatkan apresiasi dari pimpinan maupun anggota Komisi III yang hadir dalam rapat yang digelar di Ballroom Hotel JW Mariott, Surabaya.

Sebanyak 10 wakil rakyat hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya Adies Kadir (Fraksi Golkar), M Nurdin, Arteria Dahlan dan Johan Budi Sapto Wibowo (Fraksi PDIP), Didik Mukrianto (Fraksi Demokrat).

Juga Wihadi Wiyanto dan Rahmat Muhajirin (Fraksi Gerindra), Jacky Uly (Fraksi Nasdem), Ahmad Baidowi (Fraksi PPP) serta Ahmad Dimyati Natakusumah (Fraksi PKS).

Wihadi Wiyanto dari Fraksi Gerindra menyampaikan mengapresiasinya atas persiapan yang telah dilakukan Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajaran. Dia berharap lapas maupun rutan tidak tertutup selama proses pelaksanaan pemilu.

"Kami harap, lapas mau terbuka bagi siapa saja, terutama bagi stakeholder yang berkepentingan selama pemilu, hal ini agar proses pemilu di lapas bisa berlangsung dengan transparan dan jauh dari prasangka," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Rahmat Muhajirin. Dia berharap jajaran Kemenkumham Jatim dapat melanjutkan kerja baik yang telah dilaksanakan untuk menyambut Pemilu 2024.

"Kami harap lapas maupun rutan terus update tentang data petugas yang akan bertugas selama proses pemungutan suara, baik dari KPU, Bawaslu maupun petugas lapas sendiri," ungkap wakil rakyat dari dapil Jatim I tersebut.

Begitu juga Arteria Dahlan yang mengapresiasi akurasi dan kelengkapan data yang dipaparkan. Menurutnya, hal ini akan menjadi faktor penentu kelancaran proses Pemilu 2024.

"Kami siap mendukung jajaran Kemenkumham Jatim untuk memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait