Waspada, Sepekan Lima Motor Raib di Kota Mojokerto

© mili.id

Tangkapan layar pelaku curanmor di Mojokerto terekam CCTV.(Karin/mili.id)

Mojokerto - Dalam sepekan di Kota Mojokerto lima motor matic raib digondol bandit. Tiga di antaranya terparkir di minimarket.

Informasi dihimpun, terbaru curanmor terjadi di minimarket di Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto sekitar pukul 04.49 WIB, pada Selasa (12/12/2023). Dalam rekaman CCTV terlihat seseorang mengamati kondisi sekitar halaman yang terparkir tiga sepeda motor.

Usai memastikan situasi aman, pelaku berhelm putih dan berpakaian serba hitam ini dengan cepat membawa sepeda motor matic berwarna merah.

Terdengar dari suara di rekaman CCTV berdurasi 16 detik itu seseorang mengatakan,"Ketutupan tiang itu, benero (benar saja) hilangnya jam 4.49," sebutnya.

Sedangkan, Senin (11/12/2023) salah satu pekerja di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto kehilangan motor matic merk Honda Vario nopol S 4459 SJ milik Yongki Adi Pradana (29).

Yongki mengatakan, terakhir kali motor dengan roda berleres hijau ini diparkir korban sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, saat dirinya kembali sekitar pukul 11.00 WIB motor tersebut sudah raib.

"Posisinya tak parkir di garasi Kantor DLH sana, terus jam 11 aku kembali sudah gak ada sepedanya," ujarnya.

Ia lalu melaporkan peristiwa kehilangan tersebut ke kepolisian setelah roda dua miliknya dicuri.

"Sudah kemarin (Senin) langsung lapor," ucap warga Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Sebelumnya pada Sabtu (9/12/2023) aksi komplotan pencurian terekam CCTV juga terjadi di kos-kosan di sekitar pukul 03.27 WIB.

Nampak dalam CCTV berdurasi 49 detik terlihat seseorang menggunakan helm berwarna putih orange kemerahan.

Dan berpakaian serba hitam dengan santai membawa roda dua merk Honda Scoopy putih milik penghuni kos Mega Herdiana (24).

Sementara, satu pelaku lainnya menunggu di depan pagar menggunakan sepeda motor. "Kejadian setengah 4 pagi. Pelaku terlihat dua orang. Yang satu pakai sepeda Vario di depan pagar dan yang satunya ngambil (sepeda motor Scoopy putih)," ucap Ketua RT Yudi.

Yudi mengaku aksi pencurian kendaraan roda dua di lingkungannya baru pertama kali terjadi. "Baru pertama di lingkungan," cetusnya.

Sebelumnya, aksi komplotan pencurian sepeda motor menggunakan mobil berwarna orange di dua halaman swalayan di Kota Mojokerto terekam CCTV. Modusnya berpura-pura mencari barang yang tidak dijual di dalam minimarket.

Peristiwa pertama terjadi di minimarket Jalan Muria, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto sekitar pukul 00.53 WIB, pada Rabu (6/12/2023).

Dalaman rekaman CCTV yang sempat diunggah di medsos terlihat dua pria keluar dari mobil Toyota Calya warna orange.

Salah satu pelaku masuk ke dalam toko, berpura-pura membeli air mineral dan permen. Sedangkan pelaku lainnya terlihat mengeksekusi sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Roda dua itu milik Arif Hidayat (19) karyawan minimarket tersebut. Saat itu motor terparkir di sisi selatan toko. Saat kejadian, korban melayani pelaku yang berpura-pura sebagai konsumen.

“Saya melihat ada dua orang yang turun. Satu orang pura-pura beli minuman, dan satunya lagi merusak kunci motor, langsung mengendarai ke selatan. Saya tidak sadar karena saya melayani yang pura-pura beli minum itu,” ujar Arif, Sabtu (9/12/2023).

Korban baru sadar jika sepeda motor miliknya hilang setelah para pelaku kabur atau sekitar 15 menit meninggalkan minimarket. Saat dicek di rekaman CCTV, terlihat jelas motor korban dicuri dalam waktu kurang dari lima menit.

“Dari rekaman CCTV, sebelum beraksi mereka sudah terlihat mondar-mandir. Saya saat itu sedang fokus melayani pelaku yang pura-pura beli. Saya baru sadar saat akan memindah motor lebih dekat, tapi ternyata sudah tidak ada,” ujarnya.

Aksi komplotan curanmor itu rupanya tak hanya di satu titik saja. Selang 15 menit kemudian, komplotan maling yang diduga sama juga beraksi di minimarket Jalan Raden Wijaya, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Dua pelaku teridentifikasi kembali turun dari mobil Calya berwarna oranye. Modus yang mereka lakoni juga sama dengan aksi pencurian di minimarket Jalan Muria.

Di mana satu pelaku berpura-pura beli air mineral, snack. Sementara yang lainnya mengeksekusi motor Honda Scoopy nopol S 3915 TU warna merah hitam milik pramuniaga toko, Billy Prastio (20) yang terparkir di depan.

“Aksinya sekitar pukul 01.15 WIB. Ngambil-nya jangka waktu beberapa menit saja. Pelaku yang pura-pura beli dan nyari barang yang gak ada di toko. Kayanya biar ngalihkan perhatian. Untuk karyawan, fokus pada pekerjaan, nggak nyangka kalau motornya sudah tidak ada,” ujar Kepala Indomaret Arif Budianto.

Dua kasus curanmor tersebut telah dilaporkan ke Satreskrim Polresta Mojokerto. Pihak kepolisian tengah menyelidiki dan melakukan pengejaran komplotan maling bermobil warna oranye tersebut.

Editor : Aris S



Berita Terkait