Polres Bondowoso Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bos Salon Kecantikan di Hotel

© mili.id

Rekonstruksi Pembunuhan wanita cantik di hotel ijen view Bondowoso, Selasa (12/12/2023). (Humas Polres Bondowoso for mili.id)

 Bondowoso - IM (31), seorang bos salon kecantikan tewas di hotel Ijen View, Kelurahan Tamansari, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Sabtu (21/10/2023) lalu.

Tewasnya wanita cantik asal Desa Maskuning Kulon, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso itu diduga karena penganiayaan.

Hal ini diperkuat adanya luka memar di sejumlah bagian tubuh hingga ada rembesan darah ke rusuk.

Walaupun begitu, suami dari IM yakni FZ mengklaim tewasnya sang istri akibat overdosis narkoba jenis Ineks, bukan dianiaya.

FZ telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bondowoso atas dugaan penganiayaan berujung kematian pada seseorang.

Selasa (12/12/2023) siang, Polres Bondowoso menggelar rekonstruksi kasus tersebut di hotel Ijen View.

Terlebih di kamar nomor 301. Tempat dimana IM dan FZ menyewa kamar pada Sabtu (21/10/2023) siang lalu.

"Dalam rekonstruksi, ada sekitar 20 adegan yang diperagakan oleh tersangka," kata Wakapolres Bondowoso Kompol Joes Indra Lana Wira dikutip Mili.id dari rilis Humas Polres Bondowoso.

Mayoritas reka adegan di kamar hotel. Sisanya di kendaraan pikap tempat tersangka membawa jenazah IM dan di rumah duka.

"Rekonstruksi ini guna mengukur dan menguji kebenaran pemeriksaan sebelumnya," terangnya.

Anehnya, meskipun alat bukti telah terungkap namun tersangka berkilah telah menganiaya korban.

Tersangka tetap pada pendiriannya yakni IM tewas akibat over dosis narkoba jenis inex yang dikonsumsi bersama.

"Dalam rekonstruksi ada beberapa temuan baru. Temuan itu akan ditambahkan dalam berkas hasil pemeriksaan sebelumnya," tutur Wakapolres Bondowoso.

Berdasarkan hasil autopsi pasca pembongkaran makam IM, Selasa (24/10/2023) lalu, ditemukan sejumlah luka memar pada diri korban.

Di antaranya di bagian kepala depan, kepala belakang, bahu dada hingga muncul rembesan darah ke rusuk.

Sedangkan pada tersangka terdapat luka bekas cakaran di tangan, perut dan bengkak pada kaki.

Tersangka dijerat dengan pasal 44 ayat (3) UU No. 23 Tahun 2004 dan atau pasal 338 KUHP Sub Pasal 351 ayat (3) KUHP Sub Pasal 359 KUHP.

Dugaan kasus penganiayaan berujung kematian itu mengancam FZ dengan hukuman 10 tahun penjara.

Editor : Aris S



Berita Terkait