Curi Motor Butut, Pelajar SMA Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo

© mili.id

WI saat diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polsek Kraksaan. (Fades/Mili.id)

Probolinggo - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Kraksaan harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah ditangkap massa saat kepergok mencuri sepeda motor butut, Kamis (14/12/2023).

Pencurian itu bermula setelah pelaku berinisial WI (18) warga Desa Alassumur, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo bersama 7 temannya asyik berpesta minuman keras (Miras) jenis arak oplosan kratingdaeng di area persawahan di desa lain.

Setelah mirasnya habis, 8 orang tersebut kemudian berkeliling di sekitar area persawahan, awalnya berniat hendak mencuri bebek. Namun, karena situasi tidak aman, membuat 7 orang menyuruh WI mengambil sepeda motor milik Muhammad (53) warga Desa Mojolegi, Kecamatan Gading.

"Saat mengambil sepeda motor korban yang saat itu sedang menguani bebeknya, terlihat oleh warga yang kemudian diteriaki sambi lalu mengejar para pelaku. Posisi kendaraan saat itu sudah berhasil dibawa kabur," kata Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, Ipda Djuwantoro Setyowadi.

Saat dikejar, lanjut Setyo, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor milik korban, sedangkan 7 teman-temannya lari mengendarai kendaraannya masing-masing. Akan tetapi, warga memilih fokus mengejar pelaku yang membawa kendaraan milik korban.

"Sampai akhirnya pelaku berhasil ditangkap di pinggir jalan masuk Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan dan sempat digebukin massa. Saat dapat laporan, kami bersama anggota yang piket lalu membawa pelaku ke mapolsek," ungkap mantan Kanit Tipidter Polres Probolinggo itu.

Sementara WI mengaku, setelah ditangkap warga di jalan perumahan di Desa Sumberlele, dirinya sempat dipukul warga sebelum akhirnya dibawa pihak kepolisian ke Mapolsek Kraksaan. Pencurian ini, kata dia, pertama kali dilakukan setelah pesta miras bersama teman-temannya.

"Saya lari pakai sepeda motor korban, tapi pas sampai di Desa Sumberlele rantai sepeda motornya putus, dari situ saya dipukul dan dibawa ke Polsek. Teman-teman saya tidak tahu lari ke arah mana," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait