Asyiknya Berakhir Pekan di Water Tubing Aliran Irigasi Gondang Mojokerto

© mili.id

Salah satu peserta water tubing saat menyusuri aliran irigasi sungai landaian di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Nana/mili.id)

Mojokerto - Umumnya water tubing di area aliran sungai dengan sensasi wisata air yang mengunakan ban dalam mobil besar. Tapi kali ini di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ada wisata alam Nusantara Educame yang menyediakan water tubing di saluran irigasi.

Ini cocok sekali untuk anak-anak bermain dan menguji ketangkasan mereka. Dengan pemandangan Bukit Bencirang semakin menumbuhkan kecintaan anak-anak akan indahnya alam.

Selain itu, lokasinya juga diapit oleh tiga bukit sekaligus. Ada Bukit Juwet Sewu, Alas Wedok, dan Potoek Ijo. Alhasil para pengunjung benar-benar dapat menikmati suasana pedesaan yang benar-benar alamai. Jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Marsudi Utomo pengelola water tubing AJL (Arum Jeram Landaian) mengatakan, lokasi yang dikelolanya ini memiliki aliran air dari Sumber Gunung Anjasmoro yang hanya memilki kedalaman 30 sentimeter.

"Sungai kita ini landai jadi sungai ini tidak berjeram, bisa dinikmati untuk anak usia mulai lima tahun," ujarnya, Jumat (15/12/2023).

Disini, pengelola memberikan berbagai pilihan kedalaman dan jarak tempuh mengarungi aliran irigasi. Semua tergantung kriteria dan kemauan para pengunjung.

"Kalau yang anak-anak tadi jaraknya hanya 200 meter," ujarnya.

Tak hanya pilihan jalur menyusuri aliran irigasi. Di wisata alam ini, pengelola juga menyediakan tempat bersantai dan bersantap untuk pera pengunjung usai menikmati keseruan water tubing.

Ada Kedai Nusantara namanya, yang menyediakan aneka minuman dan makanan khas daerah. Seperti, nasi campur, nasi pecel, kopi, dan pilihan es.

Tak hanya itu, bagi yang ingin menikmati keindahan alam yang diapit tiga bukit ini. Pengunjung di dua homestay yang dilengkapi juga tenda untuk anda berkemah.

"Di sini murah, bisa menjangkau kalangan bawahlah," imbuhnya.

Selain itu, lanjut pria asal Kecamatan Pacet ini, para pengunjung water tubing tak perlu meragukan keselamatan dari pesertanya. Lantaran telah disiapkan pendamping yang profesional.

"Pengunjung bisa berkesan, keamanannya dari Tim Rescue didampingi sampai finish," pungkasnya.

Sementara itu, dari 100 peserta water tubing yang menikmati keseruan bermain air menyusuri aliran irigasi, salah satunya Nabila asal Mojoagung, Jombang mengaku senang dan tak merasa takut.

"Iya senang, seger main air naik ban," ungkapnya yang masih duduk di bangku sekolah taman kanak-kanak ini.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait