Selebgram Sidoarjo Lapor Polisi Setelah Dianiaya Pacar

© mili.id

Safitri Anggraini Dewi (instagram: @vitri_pradana)

Surabaya - Selebgram asal Sidoarjo, Safitri Anggraini Dewi (26), asal Kahuripan Nirwana, Sidoarjo, jadi korban penganiayaan sang kekasih. Akibatnya, nyaris seluruh tubuh pemilik akun Instagram @vitri_pradana ini mengalami luka lebam.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo, dengan tanda bukti lapor bernomor: TBL B/534/XI/2023/SPKT/Polresta Sidoarjo.

Vitri bercerita, penganiayaan yang dilakukan kekasihnya berinisial MA asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini didasari cemburu buta. Awalnya, MA ketahuan main belakang dengan cewek lain dan itu diketahui olehnya.

Kemudian, Vitri membalas perlakuan tersebut dengan hal yang sama. Vitri nekat keluar dengan cowok lain di tempat hiburan malam, Vitri sudah reservasi tempat atas nama Vita.

"Dari yang saya ketahui itu, saya balas dengan keluar sama seorang teman cowok saya," ungkapnya, Selasa (19/12/2023) malam.

MA yang mengetahui akhirnya tak terima, ia dari dari Malang langsung mendatangi rumah Vitri. MA menunggu Vitri selesai clubing di pos sekuriti sekitar rumah Vitri. Saat mengetahui mobil Vitri lewat, MA membuntuti dari belakang.

Setelah keluar dari mobil, MA langsung merebut ponsel Vitri, sempat terjadi perang mulut dan tiba-tiba MA menghajarnya hingga babak belur sampai masuk ke dalam rumah.

"Bahkan anting saya sampai lepas juga bengkok. Kemudian badan saya di dorong-dorong dengan keras sampai terbentur lemari sama ranjang tidur. Saya sempat tak sadarkan diri juga," jelasnya.

Setelah puas menghajar Savitri hingga tak sadarkan diri, MA kemudian diduga mengemasi semua pakaian lalu pergi. Itu disadari Savitri saat dia siuman dan melihat semua pakaian milik pelaku sudah tak ada di lokasi.

"Setelah dihajar seperti orang kesetanan itu, saya sempat ketiduran dan setelah bangun saya merasa badan saya penuh luka dan lebam sekujur tubuh," paparnya.

Sementara Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan, laporan tersebut tengah dilakukan penyelidikan. "Sekarang masih dalam penyidikan," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait