Peringatan HUT GOW Surabaya ke-57, Bunda Rini: Dari Ibu, Ilmu Pertama Bagi Anak

© mili.id

Ketua Umum GOW Surabaya, Rini Indriyani dalam Peringatan HUT ke 57 GOW Surabaya di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Rabu (20/12/2023) - (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya - Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Surabaya, Rini Indriyani menyebut bahwa seorang ibu merupakan ilmu pertama yang didapatkan anak-anak, baik dalam hal agama, berbicara dan ilmu apapun.

"Itu semua berasal dari seorang ibu. Karena itu ketika seorang ibu kuat, ibu luar biasa, saya yakin anak-anaknya juga luar biasa. Dan jangan pernah lelah untuk mendoakan putra-putrinya menjadi anak-anak yang luar biasa," ungkap Ketua Umum GOW, Rini Indriyani di Graha Sawunggaling Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Rabu (20/12/2023).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun GOW Kota Surabaya ke-57, perempuan yang kerap dipanggil Bunda Rini ini juga menyampaikan, seluruh organisasi yang tergabung dalam GOW terus menginspirasi warga, khususnya para wanita di Kota Pahlawan.

"Semoga GOW ke depan bisa lebih baik lagi, lebih bisa menciptakan wanita-wanita hebat lagi dan bisa menginspirasi semua wanita-wanita yang ada di Kota Surabaya," papar Bunda Rini.

Pihaknya mengakui jika GOW Surabaya masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan yang harus diperbaiki. Maka dari itu, ia memint dukungan seluruh elemen agar GOW lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Semangat untuk semua ibu-ibu yang ada di Kota Surabaya. Jangan pernah lelah untuk terus menjadi support sistem untuk anak-anak kita. Karena support system terbaik untuk anak-anak kita adalah seorang ibu," serunya.

Wali Kota Eri Cahyadi yang juga hadir dalam Peringatan HUT ke 57 GOW Surabaya ini. Dia berharap GOW dapat memberikan manfaat luar biasa kepada Kota Pahlawan.

"Semoga milad yang ke-57 ini akan memberikan dampak yang luar biasa kepada Kota Surabaya. Karena Kota Surabaya tanpa seorang wanita, maka tidak akan pernah ada artinya," ungkapnya.

Menurut Eri, tidak ada pernah ada seorang laki-laki yang sukses, tanpa adanya wanita hebat di belakangnya. Hal ini berbeda ketika ada seorang wanita yang sukses.

"Setiap laki-laki yang berhasil, itu pasti akan ada doanya seorang istri. Tanpa doa seorang istri, maka laki-laki itu tanpa ada artinya apa-apa," paparnya.

Ia mengajak seluruh anggota organisasi yang tergabung GOW agar bersinergi. Sebab, Kota Surabaya tidak dibangun dengan kekuasaan tetapi melalui kebersamaan dan gotong royong.

"Maka apa yang dibangun pemerintah kota dengan berkolaborasi bersama GOW, maka kemakmuran akan muncul di Surabaya dengan kekuatan wanita-wanita hebat dan kekuatan ibu-ibu yang luar biasa," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait