Seorang Pengasuh Ponpes di Gresik Cabuli Tiga Santriwati

© mili.id

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdan (dok. Rama Indra/mili.id)

Gresik – Seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) asal Kecamatan Bawean, Kabupaten Gresik dipolisikan. Laporan tersebut atasa dasar pengakuan tiga santriwatinya yang masih di bawah umur mengaku telah dicabuli.

Korban diketahui masih berusia 12 - 13 tahun, aksi pencabulan itu dilaporkan salah satu korban kepada keluarganya, Sabtu (16/12/23) sore.

Kepada orangtuanya, korban cerita bahwa, pencabulan yang dilakukan kiainya itu bukan hanya menyasar dirinya melainkan juga dua temannya.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan adanya laporan tersebut. Katanya, polisi kini melakukan penyelidikan dengan memberangkatkan personel menjemput terduga pelaku di Bawean.

"Iya sudah benar. Kita juga sudah melakukan rangkaian penyelidikan. Saat ini anggota sedang ke Bawean untuk mendatangi pelaku," terang Aldhino dikonfirmasi, Sabtu (23/12/23)

Aldhino menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan sebanyak dua kali terhadap terduga pelaku tersebut.

Kendati demikian, lamjut Aldhino, terduga pelaku tidak koperatif dan tidak mengindahkan panggilan polisi untuk proses pemeriksaan.

"Sudah dipanggil dua kali, dan ia tidak datang. Jadi kali ini kita akan panggil paksa. Nanti kita akan update lagi," tandasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait