Razia Balap Liar di Jember, Polisi Amankan 84 Motor

© mili.id

Para pelaku balap liar dan kendaraan tidak standar diamankan polisi (Humas Polres Jember for Mili.Id).

Jember - Sebanyak 84 motor tak sesuai standar diamankan dari razia balap liar di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Tim Satlantas bersama Samapta Sabhara Polres Jember melakukan operasi gabungan, Jumat (22/12/2023) malam. Dalam giat operasi gabungan yang dimulai dari pukul 23.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB, Sabtu (23/12/2023).

Polisi berhasil mengamankan 84 motor modifikasi dan memakai knalpot brong. Sebanyak 80 lebih motor itu langsung mendapat sanksi tegas.

Sanksi tegas itu, para pelaku balap liar dan motornya tidak standar harus menuntun motornya dengan berjalan kaki sejauh 5,9 Km, dari Jalan Gajah Mada menuju Mako Satlantas Polres Jember di Jalan Letjen Pandjaitan, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Kemudian 84 motor yang diamankan ditahan selama 5 hari, dan baru boleh diambil dengan dilengkapi surat-surat kendaraan, dan mengembalikan kondisi motor menjadi standar.

"Dari giat malam ini sampai Subuh, kami amankan 84 motor yang diduga ikut balap liar dan dimodifikasi berknalpot brong," ujar Kasat Lantas Polres Jember AKP Achmad Fahmi Adiatma saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

"Mereka ini meresahkan masyarakat dan membahayakan pengendara lain yang akan berkegiatan jelang pagi hari. Laporan kami para pedagang yang akan berangkat ke pasar dan masyarakat lainnya," sambungnya.

Lanjut Fahmi, dari giat operasi semalam, para pelaku balap liar ataupun yang memodifikasi motornya. Langsung mendapat tindakan tegas dari polisi.

"Tindakan tegas itu sebagai efek jera, saat ini 84 motor itu kami amankan dan ditahan di Satlantas. Baru boleh diambil dengan melengkapi surat-surat kendaraan dan mengembalikan kondisi motor menjadi standar," ucapnya.

Sementara itu, menurut Kasat Samapta Sabhara Polres Jember AKP Sudarsono adanya giat patroli gabungan itu sesuai dengan informasi dari masyarakat.

"Ini salah satu tindakan cepat Polres Jember dalam menanggapi laporan masyarakat, supaya pengguna jalan lain bisa melakukan aktivitas dan tidak terganggu," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait