Girangnya Warga Kalibuntu Probolinggo saat Pintu Air Pencegah Banjir Rob Diresmikan

© mili.id

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto meninjau Pintu Air Desa Kalibuntu (Foto: Fades/mili.id)

Probolinggo - Setelah memberikan bantuan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pintu Air Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (25/12/2023).

Diresmikannya pintu air ditandai penekanan sirine dan oleh Gubernur Khofifah didampingi Pj Bupati Ugas Irwanto, Kepala Dinas PU-SDA Provinsi Jatim Baju Trihaksoro dan Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Kalibuntu serta warga sekitar.

Bangunan ini meliputi pintu air selebar 27,6 meter dengan tinggi pondasi 6 meter yang terdiri dari 5 pintu. Ada pula perbaikan bangunan tanggul parapet lama sepanjang 342,8 meter dan rencana revertment pasangan batu baru atau tanggul parapet baru sepanjang 261 meter dengan total anggaran kurang lebih sekitar Rp4 miliar.

Pembangunan tanggul ini karena warga Desa Kalibuntu sering terdampak banjir rob setiap tahun. Ketika banjir rob melanda, area seluas 39,2 hektare di desa ini tergenang air setinggi 30 sampai 50 sentimeter. Dan 900 Kepala Keluarga (KK) turut terdampak.

"Kalau saya datang ke satu tempat kemudian ada sesuatu yang urgent dan harus dicari solusinya itu saya harus maksimalkan. Jadi untuk PR terkait infrastruktur itu memang harus ada kejelian, ketelitian juga dan keuletan juga untuk seling konfirmasi," ungkap Khofifah.

Menurut Khofifah, hal itu dilakukan agar semua kendala bisa termonitor oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Salah satunya, pembangunan pintu air untuk mengatasi masalah banjir rob yang terjadi di Desa Kalibuntu.

"Pada saat petik laut, pak tinggi (kepala desa) itu bilang terkait banjir rob ini. Sehingga saya langsung minta ke PU SDA untuk turun assessment sampai akhirnya kami bisa menganggarkan lewat PAPBD," tambah Khofifah.

Sementara Kepala Desa Kalibuntu, Khairul Anam menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Khofifah, karena sudah mendengarkan keluhan masalah banjir rob yang setiap tahunnya melanda desanya.

"Terimakasih sekali lagi kepada ibu gubernur, karena di Desa Kalibuntu ini setiap tahunnya pasti ada banjir rob. Bahkan selama 17 tahun terkahir seperti langganan atau tamu rutin. Alhamdulillah masalah ini teratasi," pungkas Anam.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait