Komplotan Maling Bobol Kotak Amal Masjid di Jember

© mili.id

Polisi saat mendatangi tempat pembobolan kotak amal. (Hatta/mili.id)

Jember - Aksi pembobolan kotak amal terjadi di Masjid Zainal Arifin komplek Perumahan Rembangan Hill Baratan, Kecamatan Patrang, Jember.

Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV yang terpasang di dalam masjid. Diduga pelaku dua orang masih remaja. Aksi itu terjadi sekitar pukul 19.44 WIB, Selasa malam (26/12/2023) kemarin.

"Kehilangan kotak amal ini sudah kesekian kalinya, dulu itu dua kali sebelum ada (kamera) CCTV, kotak amal juga masih kecil. Nah kejadian sekarang diganti kotak amal agak besar, dan jumlah nominal uang cukup banyak. Karena sebelumnya ada giat Salat Jumat," kata Ketua Takmir Masjid Zainal Arifin, Dwi Herwanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (28/12/2023).

Menurut Dwi, untuk kejadian kehilangan kotak amal yang terjadi saat ini. Kotak amal tidak sampai dibawa pelaku, tapi dibongkar di belakang masjid. 

Kemudian isinya diambil oleh para pelaku. Kotak amal hanya ditinggal dalam kondisi sudah terbongkar.

"Kalau dari rekaman kamera CCTV sepertinya pelaku ini dipelajari dulu situasinya. Jadi seperti berpura-pura sebagai jemaah dan wiridan. Kemudian kehilangan itu (terjadi pencurian). Untuk kejadian yang sekarang, juga terlihat ada dua pelaku remaja gitu dan sudah direncanakan. Tapi perencanaan hanya beberapa jam sebelum dilakukan pencurian," ulasnya.

Dwi menjelaskan, pelaku diduga dua orang. Salah satu diantaranya masuk ke dalam masjid lewat pintu belakang. Sedangkan satu lainnya berjaga di luar masjid.

"Kemudian pelaku membuka grendel (kunci) pintu masjid. Kejadiannya dari rekaman kamera CCTV sekitar pukul 19.44 WIB saat itu. Kalau isinya mungkin tidak terlalu banyak, karena setiap minggu sudah kita amankan. Kalau dari pengalaman kami membuka kotak amal sebelumnya, mungkin yang hilang kurang lebih sekitar Rp 150 - 175 ribu," ucapnya.

Terkait kejadian ini, lebih lanjut kata Dwi, jemaah masjid sempat kaget saat akan melaksanakan Salat Subuh berjamaah. Karena mendapati kotak amal hilang.

"Saat kami cari ternyata ada di belakang masjid. Karena lokasi belakang adalah tempat pemakaman umum (TPU) warga. Saat itu sudah dalam kondisi kotak amal terbongkar dan isinya (sejumlah uang) hilang. Dari kejadian ini kami nilai meresahkan, juga jadi evaluasi bagi kami. Agar kunci dan pengamanan kita perbaiki lagi agar bisa lebih aman," tuturnya.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Patrang Ipda Andrias Suryo Rubedo mengatakan, pihaknya mengaku sudah menerima informasi soal pencurian kotak amal masjid. 

Saat ini anggota Reskrim Polsek Patrang menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

"Terkait informasi itu (pencurian kotak amal), anggota kami sudah ke lokasi kejadian untuk olah TKP. Selanjutnya kami arahkan Takmir Masjid untuk membuat laporan resmi dan langsung dilakukan tindak lanjut lidik," ujar Andrias.

Editor : Achmad S



Berita Terkait