Mayat Tanpa Busana Mengapung di Laut Probolinggo

© mili.id

Mayat yang mengapung di perairan laut Probolinggo. (Ist for Mili.id)

Probolinggo - Warga Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dihebohkan dengan beredarnya sebuah video penemuan mayat mengambang di perairan pantai di Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo Kamis (28/12/2023).

Video berdurasi 21 detik itu menayangkan sosok mayat mengambang tanpa busana yang beredar di media sosial Whatshapp (WA). Dalam keterangan perekam video, menjelaskan jika mayat itu berada atau mengambang di pantai masuk Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

"Bagi yang merasa kehilangan keluarganya, ada mayat di tengah laut Desa Gejukan, Kecamatan Pajarakan," kata si perekam yang mengambil video dari perahu.

Beredarnya video itu kemudian ditindaklanjuti oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Satpol Airud) Polres Probolinggo, dengan melakukan pengecekan ke pantai Desa Gejukan, namun tidak membuahkan  hasil. 

"Diduga akibat angin dan ombak mengarah ke barat sehingga mayat tersebut juga terseret ombak ke arah barat. Sehingga kami bergeser ke Pesisir untuk pencarian selanjutnya," kata Bripka Ahmad Nuryudi Kasubmit Binmas Satpol Airud Polres Probolinggo.

Pencarian, lanjut Bripka Ahmad, lalu bergeser ke Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, untuk. Namun hasilnya tetap sama, petugas yang diterjunkan tidak menemukan adanya mayat mengambang. 

"Setelah kami bergeser ke pantai pesisir dengan menggunakan kapal nelayan beserta personil gabungan, itu tidak ditemukan adanya mayat yang mengambang," ungkap Bripka Ahmad. 

Bripka Ahmad melanjutkan, pihaknya mengalami kesulitan karena perekam video tersebut tidak diketahui identitasnya sehingga tidak mendapat informasi apapun. Selain itu, ombak dan angin yang kencang sehingga pergeseran mayat cepat bergeser. 

"Ya karena yang merekam itu juga tidak diketahui identitsanya. Juga ombak dan angin yang kencang, oleh orang yang merekam pertama kali juga tidak di ikat atau diberi tanda, jadi kami kesulitan untuk mencarinya," pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait